Menyusun APBN 2019 Komisi XI DPR Beri Rekomendasi kepada Jokowi

liputan6com/indolinear.com
Selasa, 9 Oktober 2018

Indolinear.com, Jakarta – Komisi XI DPR RI memberi beberapa rekomendasi untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyusun APBN 2019.

Anggota Komisi XI DPR RI, Johnny G Plate menyebutkan, di tengah situasi perang dagang yang buat tekanan eksternal begitu besar, Jokowi harus tetap memfokuskan struktur APBN 2019 tetap melanjutkan pembangunan belanja modal untuk infrastruktur dalam negeri.

Selain itu, pemerintah juga harus fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar dapat meningkatkan daya saing.

“Tetap tekankan APBN 2019 pada pembangunan SDM dan tetap lanjutkan pembangunan belanja modal untuk infrastruktur,” kata Johnny saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, dilansir dari Liputan6com (08/10/2018).

Kendati demikian, pemerintah diminta untuk tidak asal bangun infastruktur. Pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara selektif supaya proyek-proyek itu tidak memberatkan dan membuat defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) makin besar karena bahan baku banyak berasal dari impor.

“Rasional saja menekan belanja-belanja impor yang akan pengaruhi tekanan terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Harus diperhatikan kembali,” ujar dia.

Contohnya, proyek Pertamina dan PLN yang memiliki komponen impor bahan baku sangat tinggi dapat ditunda. Proyek tersebut dapat ditunda untuk pertahankan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS.

Selain itu, dia juga menyatakan tantangan ekonomi 2019 masih dipenuhi sentimen eksternal. Struktur APBN 2019 juga harus disusun untuk bisa mengantisipasi dampak dari sentimen dari gejolak ekonomi global. untuk menghadapinya, Jokowi harus dapat mengantisipasi dengan kesiapan SDM yang tangguh.

“Pasti tekanan kali ini di situasi seperti perang dagang, di mana tekanan eksternal begitu besar. Bukan baru sekarang tekanannya. Tapi, tiap tahun ada tekanan. Kebetulan tahun politik juga, jadi pembangunan manusia dalam rangka demokrasi lebih baik harus diprioritaskan,” ujar dia. (Uli)

%d blogger menyukai ini: