Menurut Studi Bahaya Ini Mengancam Para Pengguna Vape

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Senin, 15 Juli 2019

Indolinear.com, Jakarta – Bagi Anda pengguna vape, diminta untuk berhati-hati. Pasalnya, sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan menyebut, penggunaan vape dapat menimbukan penyakit yang dapat mengancam kesehatan.

Dikutip dari laman Liputan6.com (14/07/2019), sebuah studi yang diterbitkan di European Respiratory Journal menyebut, pengguna vape dapat menyebabkan pneumonia.

Pneumonia adalah infeksi yang terjadi pada paru-paru yang menyebabkan organ tersebut memiliki kantung udara yang berisikan cairan.

Temuan itu menekankan pada penggunaan rokok elektrik atau vape yang berisiko tinggi terhadap infeksi organ pernapasan.

“Jika Anda memilih untuk mengonsumsi rokok elektrik, maka ini mengindikasikan adanya kemungkinan kerentanan terhadap bakteri pneumokokus,” ujar Jonathan Grigg dari Queen Mary University of London.

Dalam penelitiannya, Grigg melakukan tiga jenis eksperimen. Pertama, manusia yang terpapar pada asap rokok elektrik. Kedua, tikus yang menghirup asap vape dan terkena pneumokokus — penyebab utama pneumonia.

Selanjutnya uji coba ketiga mempelajari lapisan hidung dari 11 pengguna rokok elektrik dan membandingkannya dengan enam orang yang tidak menggunakan vape.

Ternyata, tim peneliti melihat adanya peningkatan tajam jumlah bakteri yang menempel pada sel saluran napas setelah menggunakan vape.

“Beberapa orang mungkin berpikir jika vape itu aman. Namun, penelitian ini membuktikan bahwa menghirup asal vape berpotensi menimbulkan efek buruk pada kesehatan,” jelas Grigg. (Uli)

INDOLINEAR.TV