Mensos Risma Menyerahkan Bantuan Untuk Penderita Gangguan Saraf Di Bekasi

FOTO: msn.com/indolinear.com
Jumat, 13 Mei 2022

Indolinear.com, Bekasi – Menteri Sosial Tri Rismaharini menyalurkan bantuan kepada perempuan bernama Sisca, yang menderita gangguan saraf sejak berusia dua bulan di Jalan Nusa Indah, Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (11/5/2022).

Dalam kunjungannya, Mensos Risma didampingi CEO KitaBisa.com, Alfatih Timur, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati.

Risma mengatakan bantuan yang diserahkan kepada perempuan 24 tahun itu sebesar Rp58 juta, yang berasal dari donatur Kitabisa.com yang bekerja sama dengan Kemensos.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan donasinya melalui KitaBisa untuk adik kita (Sisca),” kata Risma, dilansir dari Msn.com (12/05/2022).

  1. Fransisca menderita gangguan saraf sejak usia dua bulan

Sisca yang memiliki nama lengkap Fransisca Priskila Junita ini sudah divonis Cerebral Palsy oleh dokter sejak berusia 2,5 bulan. Ibunda Sisca, Irene Margaretha, menjelaskan anaknya itu sempat koma selama tiga hari setelah tersedak susu.

“Sisca itu sejak umur 2,5 bulan itu divonis dokter menderita Cerebral Palsy. Itu awal mula terjadinya itu karena dia sempet koma tiga hari di rumah sakit akibat kesedak susu,” kata perempuan 50 tahun itu kepada wartawan.

Irene yang hanya tinggal berdua dengan Sisca di sebuah rumah kontrakan, menjelaskan dirinya sempat kesulitan biaya terapi anaknya. Sebab, saat pandemik COVID-19, ia diberhentikan dari perusahaan tempat ia bekerja.

“Dari 2,5 bulan itu terus kita kasih terapi-terapi ya ya gitu, on off, on off, sampai dengan pandemik kemarin bener-bener off, karena kan saya juga kebetulan lagi apes kena off juga dari kantor, jadi kehilangan pekerjaan,” katanya.

  1. Irene bersyukur disambangi Mensos Risma

Irene mengaku bersyukur disambangi dan menerima bantuan dari Mensos Risma dan Kitabisa.com. Dia akan menggunakan bantuan tersebut untuk keperluan terapi dan kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan Sisca bisa lebih baik lagi dengan dikasih terapi-terapi, dikasih pengobatan yang baik, mudah-mudahan kita bisa terus dapet fasilitas untuk berobat, untuk terapi dan sebagainya,” jelasnya.

  1. Sisca akan mendapatkan perhatian lebih dari Pemkot Bekasi

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, berjanji akan memberikan perhatian lebih untuk kesehatan Sisca dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan.

“Kota Bekasi juga memberikan perhatian, kami Insyaallah terkait dengan kesehatan, kami siap untuk memantau dan memfasilitasi penjaminannya, kemudian untuk BPJS itu kami akan dorong ke BPJS karena saat ini belum aktif di BPJS (Sisca),” katanya. (Uli)