Menpora Menunjukkan Cara Mencari Dana Pemeliharaan Fasilitas PON XX Papua 2021

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Sabtu, 16 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menpora Zainudin Amali menunjukkan cara mencari dana pemeliharaan fasilitas-fasilitas PON XX Papua 2021.

Zainudin menyebut ada salah satu cara yang bisa digunakan untuk menjaga agar fasilitas-fasilitas itu memadai dari segi pembiayaan dan perawatan.

“Perlu ada sejumlah fasilitas komersial di sekitar fasilitas-fasilitas itu,” kata Zainudin Amali, dilansir dari Kompas.com (15/10/2021).

Pemda Provinsi Papua harus memberdayakan penggunaan fasilitas PON XX Papua 2021 usai perhelatan akbar olahraga muticabang nasional itu berlangsung. PON XX Papua 2021 akan selesai pada Jumat (15/10/2021) sejak penyelenggaraan resmi pada Sabtu (2/10/2021).

Zainudin menerangkan, keberadaan fasilitas komersial akan memacu pendapatan hingga biaya perawatan fasilitas-fasilitas tersebut. Ha itu berarti, kata Zainudin Amali, pemanfaataan sarana dan prasarana PON XX Papua 2021 tidak boleh hanya mengandalkan kegiatan olahraga

Pemda harus mendorong adanya kegiatan lain yang berkontribusi menambah pemasukan,” ujar Zainudin Amali.

Zainudin Amali memberi contoh mengenai kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Di kawasan GBK ada beberapa lokasi komersial semisal Senayan City.

“Pendapatan dari lokasi komersial itu memberikan kontribusi untuk perawatan dan pemeliharaan,” ujar Zainudin Amali.

Dalam waktu dekat, Kemenpora, kata Zainudin Amali, akan mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk melihat desain dan konsep pemanfaatan fasilitas olahraga usai PON XX Papua 2021.

Hal penting juga, kata Zainudin Amali adalah pihaknya mendorong kompetisi olahraga nasional dan internasional dapat berlangsung di Papua.

“Banyak dari fasilitas-fasilitas PON XX Papua 2021 sudah berstandar internasional,” kata Zainudin Amali.

Venue Dayung untuk mendukung PON XX Papua.Dok. Kementerian PUPR. Venue Dayung untuk mendukung PON XX Papua.

Zainudin Amali mengatakan juga bahwa pihaknya meminta agar kegiatan olahraga banyak dilaksanakan di lapangan standar internasional tersebut. (Uli)