Menlu Rusia Dijadwalkan Tiba Di Bali Lusa Hadiri Pertemuan Menlu G20

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 6 Juli 2022

Indolinear.com, Vietnam – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov dijadwalkan menghadiri pertemuan para menlu Anggota G20 akhir pekan ini di Bali Indonesia.

Namun sebelum tiba di Bali, Sergei Lavrov kabarnya singgah  ke Hanoi pada Selasa (5/7/2022) hari ini.

Dia melakukan kunjungan dua hari di  Vietnam.

Pemerintah Vietnam  seperti laporan Straits Times mengatakan kunjungan Lavrov ke Vietnam atas undangan Menteri Luar Negeri Vietnam Bui Thanh Son.

“Kunjungan itu dilakukan menandai peringatan 10 tahun “kemitraan strategis komprehensif” mereka,” kata pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Tribunnews.com (05/07/2022).

Rusia adalah pemasok senjata terbesar Vietnam dan perusahaan-perusahaannya terlibat dalam beberapa proyek energi besar di negara itu.

Kedua negara memiliki hubungan dekat sejak era Soviet.

Vietnam sejauh ini tidak mengecam serangan Rusia ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai ‘operasi khusus’.

Pada April lalu, Vietnam memilih menentang resolusi untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB atas perang.

Perdagangan antara Vietnam dan Rusia naik 25 persen tahun lalu menjadi US$7,1 miliar, kata pernyataan itu.

Lavrov akan menghadiri pertemuan para menteri luar negeri dari Kelompok 20 ekonomi terbesar (G-20) yang diadakan di Pulau Bali, Indonesia, akhir pekan ini.

Hal ini diungkapkan pejabat kedutaan besar Rusia di Indonesia, Selasa (28/6/2022).

Juru bicara kedubes Rusia di Jakarta, Denis Tetiushin memastikan Menlu Sergei Lavrov akan mengikuti pertemuan tingkat menteri luar negeri G20 itu yang akan berlangsung pada 7-8 Juli di Bali.

Partisipasi Rusia pada acara-acara G20 telah menjadi sumber ketegangan.

Di antara ketegangan yang mengemuka adalah ketika para pejabat Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada melakukan aksi walkout ketika pertemuan ekonomi G20 berlangsung pada April lalu.

Indonesia, sebagai ketua G20, selama ini berupaya untuk mempersatukan anggota G20 dan mengundang pemimpin Rusia maupun Ukraina untuk menghadiri KTT G20 pada November.

Semua Menlu Hadir

Foreign Minister Meeting (FMM) G20 pada 7-8 Juli 2022 di Bali akan fokus membahas isu-isu yang dilihat dari perspektif lebih global, dan juga dari aspek politik.

Co-Sherpa G20 Indonesia, Duta Besar Dian Triansyah Djani memastikan sebagian besar dari Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara G20 akan hadir langsung di Bali dalam acara tersebut.

“Yang pasti mayoritas datang in person (langsung) ke Bali. Tapi saya tidak bisa menyebutkan nama-namanya karena untuk keamanan,” kata Dubes Trian pada pengarahan pers secara virtual, Kamis (30/6/2022) lalu.

Beberapa Menlu G20 telah berkomitmen untuk hadir secara langsung di Bali untuk membahas isu-isu global.

Indonesia optimis pertemuan ini akan menghasilkan outcome yang progresif yang akan menguatkan multilateralisme, maupun solidaritas antar negara di tengah krisis global.

Dubes Trian mengatakan bahwa Indonesia turut mengundang pakar dari berbagai kepentingan yang akan dibahas dalam G20.

Di antaranya ahli dalam bidang energi, agrikultur, kesehatan, keuangan hingga ahli dalam segala aspek yang dapat melihat perkembangan dinamika global dari segala sisi.

Sebab, masalah geopolitik dewasa kini dampaknya sudah terasa diberbagai belahan dunia, seperti masalah krisis pangan dan krisis energi.

“Para menteri perlu duduk sama-sama untuk bagaimana kita bisa bekerjasama untuk mengakhiri krisis ini,” ujarnya. (Uli)

loading...