Menjelang UFC Vegas 30, Ciryl Gane Tak Luput Nonton Euro 2020

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Minggu, 27 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Petarung MMA asal Perancis, Ciryl Gane, menyempatkan diri untuk mengikuti laga-laga Euro 2020 di tengah kesibukannya mempersiapkan diri menghadapi UFC Vegas 30, Minggu (27/6/2021) pagi hari WIB.

Ciryl Gane dijadwalkan bertemu Alexander Volkov pada main event UFC yang bakal bergulir di UFC Apex, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat itu.

Duel papan atas itu adalah salah satu partai yang ditunggu-tunggu oleh fans UFC.

Bagaimana tidak, Ciryl Gane kini menjadi penantang ketiga di divisi tersebut disusul oleh Alexander Volkov yang berada di peringkat kelima.

Gane masih tak terkalahkan dalam delapan pertarungannya di dunia MMA profesional sementara Volkov secara efektif mengakhiri karier veteran UFC Alistair Overeem pada duel terakhirnya.

Kemenangan tentu akan memperlancar jalan salah satu dari mereka menantang sang pemegang gelar Francis Ngannou walau Stipe Miocic masih ingin laga trilogi kontra petarung asal Kamerun tersebut setelah ia kalah pada rematch di UFC 260.

Salah satu hal yang dilakukan oleh Gane untuk meringankan beban pikiran jelang laga kontra Volkov adalah menonton pagelaran Euro 2020.

Tim jagoan Gane tak lain adalah negara kelahirannya sendiri, Perancis.

Hal ini ia ungkapkan langsung saat menjalani wawancara eksklusif yang dilansir dari Kompas.com (26/06/2021).

“Anda akan marah kepada saya, karena saya bilang timnas Perancis akan juara!” tuturnya dengan bersemangat saat Kompas.com bertanya siapa yang akan menjadi juara Piala Eropa.

Ia pun mengatakan ingin menghadapi Portugal lagi di final walau hal itu tak memungkinkan karena skema babak knockout mempertemukan Perancis dan Portugal di semifinal bila perjalanan keduanya lancar.

“Saya ingin melawan Portugal. Saya ingin bertemu mereka di final tetapi rasanya sulit tergantung hasil pertandingan nanti (wawancara bergulir sebelum laga Perancis vs Portugal yang berakhir 2-2,” tutur petarung berjuluk Bon Gamin tersebut.

“Kalau begitu mungkin Inggris, karena saya menonton mereka dan tim mereka hebat.” Gane pun mengaku mengikuti laga-laga Euro 2020 di sela-sela training camp.

“Ya, saya berusaha menonton. Kebetulan saya di sini bersama teman saya, dia baru memulai MMA tetapi seperti dia memulai olahraga dari sepak bola,” lanjut petarung bertinggi 196 cm ini.

Gane pun mengungkapkan pemain mana yang ia sukai di timnas Perancis sekarang.

“Paul Pogba, pemain ini luar biasa sekali. Skill yang dia punya hebat,” ujar Gane.

Sebelum berkecimpung di MMA, Gane memang merumput di lapangan hijau pada masa muda. Pria asal Perancis tersebut terhitung telat terjun ke dunia bertarung karena baru menekuni Muay Thai pada usia 24 tahun sebelum berlatih MMA pada usia 28 tahun.

Sebelumnya, Gane mengaku langsung kepada Kompas.com kalau ia sempat menekuni sepak bola dan basket. Halaman

“Saya pemain bola yang bagus untuk beberapa tahun ketika muda,” ujarnya sembari mengatakan kalau dirinya adalah fans klub Perancis FC Nantes.

“Entah kenapa saya berganti ke bola basket. Saya jago juga ketika itu pada tahun pertama.” “Saya ingin bermain hebat di bola basket.”

“Namun, ketika itu saya punya pekerjaan di mana saya harus bekerja pada akhir pekan,” tuturnya menceritakan lagi. “Jadi, tidak mungkin ketika itu untuk menekuni olahraga tim seperti basket atau sepak bola,” tutur pria yang bergabung ke UFC pada Agustus 2019 tersebut.

Dari situlah kesempatan Gane untuk terjun ke olahraga bertarung muncul.

“Saya lalu mendapat undangan teman untuk melakukan Muay Thai,” ujarnya lagi.

“Sampai saat itu saya belum pernah mencobanya tetapi pelatih yang menangani saya mengatakan saya punya bakat dan saya terjun ke dunia itu.” (Uli)