Mengidap Sindrom Langka, Pemilik Warung Tidur Selama 300 Hari Setahun

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 8 September 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seorang pria di India mengidap gangguan penyakit aneh berupa waktu tidur yang sangat lama. Dalam setahun, pria itu hanya bisa bangun selama 65 hari dan 300 hari sisanya habis untuk tidur.

Pria tersebut bernama Purkharam dan berusia 42 tahun. Dia adalah seorang warga dari kampung Bhadwa, sebelah barat dari distri Rajasthan Nagaur, India.

Purkharam menghabiskan 300 dari 365 hari dalam setahun untuk tidur sehingga dijuluki warga setempat sebagai Kumbhakarna dari India, dilansir dari Dream.co.id (07/09/2021).

Idap Syndrom Langka

Diketahui Purkharam mengidap gangguan langka yang dikenal sebagai Axis Hypersomnia. Dia selama ini menghabiskan aktivitas sehari-harinya seperti mandi, bekerja, dan makan dalam kondisi tidur.

Di saat banyak orang tidur normal selama 6-8 jam sehari, Purkharam bisa tidur siang selama 25 hari berturut-turut.

Awalnya Purkharam diketahui mengidap gangguan langka itu pada 23 tahun silam. Dengan kondisinya tersebut, kehidupan dan kebahagian Purkharam terganggu sejak saat itu.

Cuma Bisa Buka Toko 5 Hari Sebulan

Dalam kondisi tersebut, Purkharam masih bisa menjalankan usaha toko selama 5 hari dalam sebulan. Begitu tertidur, tantangan menjadi berat baginya untuk bisa bangun.

Keluarga mengatakan, Purkharam awalnya hanya tidur selama lebih dari 7-8 per hari. Namun seiring waktu dan gejala yang semakin memburuk, kini dia bisa tertidur 20-25 hari.

Marathon Khusus `Sultan`, Cuma 40 Peserta dan Pendaftaran Rp305 Juta

Selama tertidur, keluarga harus memberikan makan dan memandikannya. Bahkan dia mungkin tetap bekerja di saat tidurnya.

Banyak Tidur tapi Tetap Merasa Lelah

Meski sudah menjalani perawatan dan punya waktu tidur panjang, Purkharam mengaku tubuhnya sering merasa lelah dan produktivitasnya juga menurun. Ia juga mengeluhkan gejala lain terkait gangguan langka itu salah satunya sakit kepala parah.

Istrinya, Lichmi Devi dan ibunya, Kanvari Devi berharap Purkharam bisa segera sembuh dan menjalani kehidupan normal kembali. (Uli)