Menggaet Jepang, Proving Ground Di Bekasi Direncanakan Selesai Pada 2023

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Jumat, 24 Juni 2022

Indolinear.com, Bekasi – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, beberapa pembangunan proyek infrastruktur transportasi di Indonesia telah mendapatkan dukungan dari Jepang.

Salah satunya, soal Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) mengenai Proving Ground sebagai fasilitas uji kendaraan bermotor terbesar di ASEAN yang beradar di Bekasi, Jawa Barat.

“Indonesia akan memiliki suatu kegiatan pengujian kendaraan bermotor yang selama ini dilakukan di luar negeri. Kita akan membuat di kawasan Bekasi,” kata Budi, dalam konferensi virtual usai melakukan kunjungan kerja ke Jepang, dilansir dari Kompas.com (23/06/2022).

Proving Ground Uji Kendaraan di BekasiKemenhub Proving Ground Uji Kendaraan di Bekasi

Hanya saja saat ini prosesnya masih dalam persiapan agar pengujian kendaraan di fasilitas tersebut dapat optimal dengan tahapan yang sistematis.

Jika komunikasi perencanaan dengan pihak Jepang berjalan lancar, Budi memperkirakan Proving Ground bakal selesai akhir 2023.

Dengan demikian, nanti industri otomotif Indonesia memiliki ketangguhan lebih dalam pengujian kendaraan bermotor.

“Jepang merupakan salah satu kemungkinan partner yang kita hire di sana. Kalau ini berjalan dengan baik, akhir 2023 akan selesai. Ini akan menjadi yang terbesar di ASEAN,” kata Budi.

Seperti diketahui, Proving Ground di Bekasi juga akan dilengkapi dengan ragam fasilitas modern, baik in door dan out door, dengan mekanisme pengujian berdasarkan standar United Nation Regulation (UNR).

Untuk in door akan dilengkapi tujuh fasilitas pengujian, seperti tes tabrak dengan standar R94 dan R95. Selain itu juga ada angkur sabuk pengaman, emisi gas buang, emisi suara, dan konsumsi bahan bakar.

Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).Bridgestone Indonesia Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).

“Pembangunan Proving Ground akan dilakukan beberapa tahap. Pada tahap awal diperuntukkan kendaraan berbahan bakar fosil dua tahun selanjutnya kita akan memulai untuk kendaraan listrik,” ucap dia.

Tidak hanya itu, Budi juga menyebut bahwa Jepang akan mendukung optimalisasi Pelabuhan Patimban dengan membangun jalan tol dan akses lainnya yang diharapkan selesai pada 2024.

Lalu, ada juga proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya dan MRT. Namun, dirinya masih enggan mengungkapkan secara rinci mengenai potensi investasi yang masuk ke Indonesia. (Uli)