Mengenal Strategi Bertahan Zone Defence Dalam Olahraga Bola Basket

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Kamis, 22 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Permainan bola basket menuntut sebuah tim untuk melindungi wilayah permainannya dari serangan lawan, yang hendak memasukkan bola ke ring atau keranjang.

Upaya atau strategi bertahan menjadi bagian penting dari permainan bola basket, agar sebuah tim tidak tertinggal secara angka dari kubu lawan dengan selisih yang jauh. Sistem pertahanan atau defense dalam permainan bola basket, dapat dibangun dengan beragam bentuk strategi.

Contoh dari bentuk strategi pertahanan yang dilakukan oleh sebuah tim bola basket ketika bertanding adalah zone defence. Ragam strategi pertahanan berupa zone defense, adalah bagian dari aspek penting dalam pemahaman taktik dasar permainan bola basket.

Mengutip dari Kompas.com (21/07/2021), zone defense adalah upaya seorang pemain mempertahankan wilayah lapangan serta anggota tim lawan yang berada di area tertentu.

Bentuk strategi pertahanan zone defence mempunyai tujuan melindungi wilayah permainan di sekitar ring atau keranjang. Dengan adanya penggunaan strategi bertahan dengan zone defence, tim lawan diharapkan sulit melepaskan tembakan dari jarak dekat menuju ring untuk mencetak angka.

Salah satu keuntungan zone defence dalam strategi permainan bola basket yaitu menekan sebuah tim yang lemah dalam memainkan bola, hingga melakukan kesalahan.

Keuntungan zone defence dalam strategi permainan bola basket lainnya, adalah meredam kemampuan pemain kunci lawan yang andal menggiring bola (dribbling).

Upaya bertahan menggunakan strategi zone defence juga menjadi pilihan bagi sebuah tim, apabila tidak memiliki kemampuan melakukan penjagaan antar pemain (man to man) kepada kubu lawan.

Adapun strategi bertahan zone defence, umumnya dilakukan dengan memakai empat macam susunan pemain di lapangan.

Empat variasi susunan pemain saat bertahan menggunakan strategi zone defense adalah 2-1-2, 1-2-2, 2-2-1, maupun 1-3-1.

Berdasarkan susunan tersebut, ketika menggunakan strategi pertahanan zona seorang pemain bisa menjaga lebih dari satu pemain di area tertentu.

Sedangkan, pemain di area lain dalam wilayah permainan sebuah tim ketika bertahan mungkin tidak mengawal pemain lawan sama sekali. (Uli)