Mengenal Sosok Puteri Gus Dur Yang Jadi Komisaris Independen Garuda

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 26 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen Garuda Indonesia.

Menurut Erick, Yenny Wahid adalah figur yang dapat dipercaya publik.

“Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya“, jelas Erick dalam keterangannya, dilansir dari Tribunnews.com (24/01/2020).

Sebenarnya siapakah sosok Yenny Wahid?

Berdasarkan laman The Wahid Institute, Yenny Wahid lahir di Jombang Jawa Timur pada 29 Oktober 1974.

Ia puteri kedua dari empat bersaudara, Alissa Qotrunnada Munawaroh Rahman (kakak), Anitta Hayatunnufus Rahman (adik), dan Inayah Wulandari Wahid (adik).

Yenny Wahid menikah dengan Dhohir Farisi pada Kamis (15/10/2009) lalu.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi saksi dalam akad nikah Yenny Wahid dengan Dhohir Farisi.

Yenny Wahid lulus sebagai sarjana di Desain dan Komunikasi Visual Universitas Trisakti.

Ia melanjutkan studinya di Harvard University.

Ia juga mantan jurnalis The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne) pada 1997-1999.

Pada 2004 menjadi Direktur the Wahid Institute, lembaga yang didirikan untuk memperjuang ide-ide besar Gusdur di bidang toleransi dan perdamaian. Jabatan itu dipegangnya hingga kini.

Yenny Wahid juga penah menjabat sebagai staf Khusus Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik dan menjadi Sekjen DPP Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia pernah menjadi Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bidang Komunikasi Politik, 2006.

Pada 2008, Yenny Wahid dipecat oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Yenny Wahid kemudian mendirikan partai sendiri yang diberi nama Partai Kedaulatan Bangsa (PKB).

Pada 2012, partai PKB milik Yenny Wahid dan Partai Indonesia Baru (PIB) pimpinan Kartini Sjahrir melebur menjadi Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) dimana Yenny ditunjuk sebagai ketua umumnya.

Pada Pilpres 2019 lalu, Yenny Wahid diketahui ikut berperan dalam pemenangan Jokowi-Maruf Amin.

Nama Yenny Wahid juga sempat diprediksi akan masuk dalam jajaran menteri kabinet Jokowi-Maruf.

Yenny Wahid terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) 2019-2023.

Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) FPTI yang digelar di Hotel Grand Adhika, Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Dan hari ini, melalui Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia Tbk pada Rabu (22/1/2020) menunjuk Yenny Wahid menjadi Komisaris Independen .

Selain itu mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawa Munaf sebagai Komisaris Utama dan mantan Direktur Utama (Dirut) PT INTI (Persero) Irfan Setiaputra sebagai Dirut.

Triawan menggantikan Komut sebelumnya Sahala Lumban Gaol. Sementara Irfan mengisisi posisi I Gusti Ari Askhara yang diberhentikan akibat kasus penyelundupan Harley Davidson.

“Hasil yang ditunggu-tunggu sudah ada. RUPSLB menunjuk Triawan Munaf sebagai Komut dan Irfan Setiaputra sebagai Dirut,” kata Sahala saat konferensi pers di Tangerang.

Sahala mengatakan ada sedikit perubahan dalam sususan kepengurusan, yaitu hadirnya wakil komut yaitu Chairal Tanjung dan wakil dirut Dony Oskaria.

Berikut sususan komisaris dan direksi Garuda Indonesia yang baru:

Komisaris

  1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
  2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
  3. Komisaris Independen : Yenny Wahid
  4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
  5. Komisaris : Peter Gontha

Direksi

  1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
  2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
  3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Fuad Rizal
  4. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
  5. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
  6. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi
  7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT : Ade R. Susardi
  8. Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi. (Uli)
INFORMASIKAN PADA SAHABAT: