Mengapa Jalan Raya di Qatar dan Los Angeles Tak Berwarna Hitam?

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 26 Juli 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Jalan raya umumnya berwarna hitam atau kelabu jika sudah tertutup debu selama bertahun-tahun. Namun tidak semuanya seperti itu. The Abdullah Bin Jassim Street, salah satu jalan raya tersibuk di Doha, misalnya. Jalan ini dicat warna biru muda cerah sejak tahun lalu. Sementara beberapa ruas jalan di Los Angeles diwarnai putih sejak tahun 2018, sehingga tampak mencolok.

Membiarkan jalan raya berwarna hitam tentunya lebih hemat biaya dan praktis. Pasalnya, warna asli aspal memang hitam. Walaupun begitu, isu perubahan iklim yang menjadikan permukaan bumi lebih panas membuat dua pemerintah kota di dua negara berbeda ini membuat kebijakan yang lain terkait lalu lintas.

Warna Segar untuk Turunkan Suhu Jalan

Dilansir dari Merdeka.com (25/07/2021), warna biru laut ini diharapkan bisa membantu menurunkan suhu lapisan aspal hingga 15-20 derajat Celcius. Suhu udara di Qatar bisa mencapai 46 derajat Celcius. Sementara suhu rata-rata di Indonesia saja 30 derajat Celcius. Jadi pengecatan jalan raya ini bertujuan untuk menambah kesejukan bagi para pengguna jalan.

Insinyur Saad al-Dosari menjelaskan bahwa lapisan aspal hitam memiliki suhu sekitar 20 derajat Celcius lebih tinggi daripada suhu udara sekitar. Pasalnya warna hitam memang dikenal lebih mudah menyerap panas.

Menggunakan Campuran Cat yang Lebih Dingin

Hal yang sama dilakukan oleh pemerintah kota Los Angeles. Dilansir Foxnews (10/4/2018), mereka memerintahkan pengecatan jalan raya untuk mengurangi fenomena heat islands yang harus dirasakan warga akibat perubahan iklim.

LA Street Services mulai melakukan pengecatan setelah pengujian sebelumnya sudah membuktikan warna jalan lebih cerah mampu menurunkan suhu hingga 10 derajat. Proyek pengecatan dilakukan dengan cat coating yang disebut CoolSeal buatan GuardTop.

Menurut keterangan di situs resmi CoolSeal, produk ini terbuat dari emulsi aspal berbasis air. Tidak seperti cat coating untuk lapisan aspal lain yang berbahan polimer. Harganya tentu saja lebih mahal.

Bukan tanpa Masalah

Walaupun sejumlah penelitian dan uji coba telah berhasil membuktikan kalau pengecetan jalan raya dengan warna cerah berhasil menurunkan suhu, hal ini bukannya tidak memiliki efek samping.

Warna cerah pada lapisan jalan memang tidak akan menyerap sebagian besar panas dari cahaya matahari seperti aspal yang dibiarkan hitam. Namun menurut The Optimist Daily, penelitian membuktikan bahwa suhu jalan yang turun ini berarti panas dipantulkan kembali dan tinggi kemungkinannya diserap manusia yang melalui jalan tersebut. (Uli)