Mengapa Bunga Sedap Malam Lebih Wangi Di Malam Hari?

Kamis, 22 Oktober 2015
Iptek | Uploader Arif
loading...

Indolinear – Siapa yang tidak kenal bunga sedap malam? Sesuai namanya, bunga dengan nama Latin Polianthes tuberosa ini mengeluarkan aroma wangi paling kuat di malam hari, berbeda dengan bunga-bunga lain. Mengapa bisa demikian? Apakah hal itu ada kaitannya dengan dunia mistis?

Mitos bunga sedap malam

Jika di Indonesia wangi bunga sedap malam kerap dikaitkan dengan kemunculan makhluk-makhluk gaib, maka di beberapa negara seperti Jepang dan Hawaii, bunga sedap malam adalah simbol cinta. Oleh sebab itu, bunga ini kerap hadir di upacara pernikahan.

Sementara itu, di India, bunga yang disebut ‘Rajanigandha’ ini dikatakan mempunyai nektar yang mempunyai bisa memberikan kekuatan dan kemampuan magis pada siapa saja yang menghirupnya.

Berdasarkan beberapa penelitian, wangi bunga sedap malam bisa memberikan suasana relaksasi bagi manusia, termasuk meningkatkan daya kreatifitas mereka. Bahkan, ada penelitian yang menyatakan wangi bunga sedap malam meningkatkan gairah seksual. Lalu, mengapa bunga ini bisa sangat wangi di malam hari?

Ini alasan bunga sedap malam wangi saat malam

Sayang tidak. Bunga asli Meksiko (Amerika Selatan) yang dibawa ke berbagai penjuru dunia oleh bangsa Eropa di abad 15 ini berdasarkan penelitian berbunga dengan penuh di malah hari akibat faktor lingkungan, mulai dari cahaya matahari hingga suhu.

Bagaimana caranya?

Tidak adanya cahaya dan kondisi malam hari merangsang sel-sel bunga sedap malam untuk mekar dan mengeluarkan wanginya. Aktivitas ini kerap disebut niktinasti, diambil dari kata ‘nyktos’ yang berarti malam.

Nah, agar bisa mengeluarkan wangi yang maksimal, tumbuhan sedap malam harus terkena cahaya matahari setidaknya selama 6 jam.

Wangi bunga ini akan semakin kuat ketika satu batang sedap malam yang berisi sekitar 30 bunga mekar dengan bersamaan. Uniknya, setiap pentolan bunga sedap malam yang bunganya sudah mekar dan mengeluarkan wanginya tidak akan bisa berbau lagi di kemudian hari. Bunga itu akan segera mati dan digantikan oleh bakal bunga lain.

Reaksi gelap

Alasan kedua mengapa bau bunga sedap malam paling terasa di malam hari adalah aktivitas fotosintesis (pembuatan makanan pada tumbuhan) ‘gelap’. Berbeda dengan fotosintesis di siang hari yang membutuhkan cahaya matahari, fotosintesis reaksi gelap membutuhkan gas karbondioksida.

Reaksi ‘gelap’ ini akan menghasilkan zat gula dan zat lain yang bisa dengan mudah menguap atau volatil. Nah, uap dari zat-zat hasil fotosintesis reaksi gelap ini yang akhirnya berbau wangi saat dihirup oleh hidung manusia.

Mungkin zat gula dan aroma wangi ini bunga sedap malam ini yang dimaksud orang India bisa memberikan kekuatan pada siapa saja yang menghirupnya. (uli)

 

Sumber: Merdeka.com

loading...