loading...

Menaker Ida Paparkan Penelitian Gender Dalam Kinerja Parlemen

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 19 Juli 2020

Indolinear.com, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan rasa syukurnya usai dinyatakan lulus menyabet gelar doktor. Tepat hari ini, Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) periode 2015-2020 itu mengaku telah lulus dari sidang gelar S3 tersebut.

“Hari ini saya dinyatakan lulus dalam Sidang Promosi Doktor Ilmu Pemerintahan, di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),” tutur Ida Fauziyah seraya bersyukur, dilansir dari Liputan6.com (18/07/2020).

Ida mengatakan, gelar Doktor diraih dengan IPK 3,87, setelah memaparkan hasil penelitian Disertasi berjudul “Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.”

“Saya memaparkan sejumlah konsep dan strategi baru dalam mendorong implementasi kebijakan PUG (pengarusutamaan gender), yang muaranya adalah penguatan kapasitas perempuan, terutama tingkat pendidikan warga negara Indonesia, khususnya kaum perempuan,” terang Ida.

Ida mendefinisikan, konsep desertasinya sebagai: siasat, kiat, dan cara yang terstruktur dalam pelaksanaan kebijakan, program, dan kegiatan peningkatan kedudukan, peran, dan kualitas perempuan, demi terwujudnya kesataraan dan keadilan gender.

“Ada empat urutan, pertama strategi legalitas formal, kedua strategi sinergitas struktural, ketiga strategi adaptasi kultural, dan terakhir strategi penguatan individual,” ungkap Ida Fauziyah.

Dihadiri Ketua DPR dan Sejumlah Menteri

Sebagai informasi, sidang doktoral diuji oleh Prof. Dr. Bahrullah Akbar M.B.A.; Prof. Dr. I Nyoman Sumaryadi, MSi; dan Prof. Dr. Khasan Effendy, MPd.

Selain itu, sejumlah perwakilan negara juga turut menyaksikan sidang Ida, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Desa Abdul Halim Iskandar. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: