Meme Netizen Laku Rp281 Juta Usai Diunggah Elon Musk

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 25 Desember 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Bukan rahasia bahwa Elon Musk menyukai meme. Miliarder ini sering mengunggah meme di Twitter untuk 61 juta pengikutnya.

Dikutip dari Dream.co.id (23/12/2021), warganet juga kerap sebal dengan Elon Musk karena mencuit meme tanpa menyertakan sumbernya. Kondisi ini menguntungkan bagi seorang wanita bernama Eva Beylin.

Beylin mengaku senang karena memenya diunggah oleh Musk. Dia merasa senang bos Tesla itu mengunggah meme editannya di Twitter pada Kamis minggu lalu.

“ Hadiah terbesar dalam memeologi adalah ‘penguasa’ meme utama menggunakan karyamu,” kata Beylin.

Gambarnya ini dinamai dengan “ Loven in Time of Web3”. Gambar tersebut menampilkan dua pasangan yang mengagumi harga bitcoin dan ether. Terlihat harga bitcoin bisa menembus US$64.900 (Rp923,37 juta) dan ether US$4.200 (Rp59,75 juta).

Karena mendapatkan banyak perhatian, Beylin mendaftarkan meme itu sebagai NFT atau nonfungible token di marketplace Zora. Dua hari kemudian, meme itu laku senilai 5 ether atau US$19.800 (Rp281,7 juta). Penjualnya pun tak diketahui namanya alias anonym.

Bukan Dia Pencipta Aslinya

Memang ide Beylin untuk membuat meme tentang bitcoin itu. Tapi, sebenarnya bukan dia yang mendesain gambar animasi kartun itu. Wanita ini hanya mengedit meme itu menjadi versinya.

Beylin hanya terinspirasi membuat meme ketika melihat cuitan yang mengedit meme dengan harga mata uang kripto dan dicuit di Twitter. Diketahui pengguna itu bernama @shegenerates.

Wanita ini memberikan kompensasi 20 persen kepada warganet bernama @shegenerates. Dia tak keberatan Beylin menggunakan editan gambarnya.

Hingga kini, Beylin mengaku tak tahu siapa pencipta gambar kartun pasangan kekasih itu. Sekadar informasi, belum ada hukum yang kuat di dunia NFT. Tak disebutkan jelas juga soal aturan copyright.

Pembeli meme “ Love in The Time of Web3” telah mendaftarkan kembali dengan harga 69,42 ether atau US$275 ribu (Rp3,91 miliar). Sudah ada yang menawar meme itu dengan harga 6,94 ether atau US$27.500 (Rp391,2 juta). Kalau laku, nanti Beylin akan mendapatkan royalty sebesar 15 persen. (Uli)