Membunuh Anak-anak Palestina, Israel Langgar Hukum Internasional

Jumat, 23 Oktober 2015
Internasional | Uploader Arif
loading...

Tel Aviv, indolinear – Pasukan Israel menggunakan kekerasaan tidak proporsional dalam menghadapi anak-anak Palestina. Menurut organisasi hak asasi manusia, mereka membunuh sedikitnya 10 bocah Palestina dalam bulan ini menyusul kekerasan di daerah pendudukan Palestina.

“Anak-anak Palestina menjadi subyek kekerasan tidak proporsional militer Israel,” kata Brad Parker, seorang jaksa dan pengacara di kantot Perlindungan Anak Internasional-Palestina (DCI) kepada Al Jazeera.

Menurut kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Kemanusiaan, antara 6-12 Oktober 2015, setidaknya 201 anak-anak Palestina cedera akibat dihantam peluru serdadu Israel di daerah pendudukan Tepi Barat dan Gaza.

Pada periode penderitaan tersebut, papar Federica D’Alessandra dari Universitas Harvard kepada Al Jazeera, meninggalkan dampak psikologi yang sangat mendalam. “Penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa anak-anak Palestina mengalami depresi dan kecemasan,” katanya.

Pemicu lainnya adalah serbuan pasukan Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa bulan lalu, protes melawan Israel di daerah pendudukan yang memicu kekerasan di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Pasukan Israel menggunakan gas air mata, granat setrum, tembakan senapan berpeluru karet dan tajam guna menghadapi aksi warga Palestina termasuk terhadap anak-anak.

Sejak 1 Oktober 2015, militer dan polisi Israel telah membunuh sedikitnya 52 warga Palestina – di antara para korban adalah yang dituduh sebabagi pelaku penyerangan, demonstran tak bersenjata- sementara pemuda Palestina membunuh delapan warga Israel.

AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN

Sumber : Tempo.co