Membalas Cibiran Takkan Sukses, Pemuda Sempat Putus Sekolah Gapai Mimpi Jadi Polisi

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 24 Oktober 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menjadi seorang polisi tentu memiliki kebanggaan bagi diri sendiri maupun keluarga. Warga yang terpilih lewat seleksi ketat diberi amanah untuk menjadi sebagai abdi negara sepanjang hidupnya.

Namun tak banyak yang tahu, di balik kesuksesan seorang anggota polisi tersimpan banyak perjuangan dan pilu.

Kisah WN Belanda Pulang Kampung ke Magelang Temukan Rumah Masa Kecilnya Setelah 76 Tahun Ditinggalkan

Muhammad Givan merasakan benar kerja keras tersebut. Terlahir dari keluarga yang tak bergelimang harta, membuatnya harus merasakan melalui pahitnya kehidupan sebelum akhirnya menjadi seorang polisi.

Meski demikian, melalui unggahan akun TikTok @mgvnnnnn yang diunggah kembali oleh akun Instagram @Police.update, membagikan cerita perjuangan hidupnya sebelum menjadi anggota polisi, dilansir dari Dream.co.id (23/10/2021).

Sempat Putus Sekolah

Di awal video Givan menceritakan tentang keluargnya yang termasuk kelompok kurang berada. Lahir tahun 2001 di Sulawesi Selatan, Givan yang memiliki cita-cita tinggi adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Rintangan hidup mulai mendera Givan saat duduk di bangku SMA. Biaya sekolah yang cukup tinggi untuk keluarganya sempat membuat Givan nyaris putus sekolah.

” Hampir putus sekolah karena tidak ada biaya untuk sekolah,” tulisnya.

Namun orang tuanya tetap bertekad memberikan masa depan lebih baik bagi putranya. Demi membiaya sekolah anaknya, orang tua memutuskan untuk merantau di tahun 2012. Kerja keras itu terbayar saat Givan kembali ke bangku sekolah di tahun 2015.

Namun perjuangan keras orang tua demi menyekolahkan Givan tak sepenuhnya mulus. Givan mengaku mendengar cibiran dari tetangga soal kemungkinan dirinya akan kembali putus sekolah.

” Tetangga bilang paling sekolahnya gak benar sedikit lagi dikeluarkan dari sekolah,” sambungnya.

Cibiran Kembali Datang Saat Daftar Seleksi Polisi

Namun cibiran itu di balas dengan kelulusan Givan dari bangku SMA. Tak lagi mau peduli dengan omongan menyakitkan hati tersebut, Givan terpacu untuk membuktikan diri bisa menggapai kesuksesan dan mimpinya.

Givan terus melangkah dan mempersiapkan fisik serta mental untuk mengikuti seleksi Bintara Polri setelah lulus SMA di tahun 2018. Dengan hanya bermodalkan kenekatan, Givan mencoba mendaftar seleksi.

Lagi-lagi, cibiran tetangga mencoba menghalangi Givan meraih mimpinya. Banyak yang meragukan kemungkinan Givan akan lolos dengan mulai menjadi seorang bintara polisi.

” Tetangga bilang mana bisa lulus kalau gak punya uang. Tapi tetap optimis dan yakin pasti bisa,” ungkapnya.

Patahkan Cibiran dan Punya Mobil

Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Givan akhirnya dinyatakan berhasil lolos seleksi.

Sosok Crazy Rich Kalimantan yang Guyur Uang ke Suhud Usai Dimarahi Baim Wong, Borong Dagangan Warga Rp1 Miliar

” 1 Agustus 2018 pertama kali mencoba pakai baju kaos polisi dan akhirnya sampai pada sidang akhir kelulusan Bintara Polri dengan hasil yang diinginkan. Tangis haru bahagia bisa menaikkan derajat orangtua,” terangnya.

Di Maret 2019, Givan akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan bintara Polisi. Kerja kerasnya telah mampu membantu membantu perekonomian keluarga.

” Tetap percaya diri dan yakin,” pungkasnya.

Lewat unggahan di akun TikToknya, Givan bahkan sudah mampu memiliki satu mobil pribadi yang bisa digunakan bersama keluarganya. (Uli)