Mematikan GPS Dan Kegiatan Sehari-Hari Ini Ternyata Bisa Bikin Cerdas

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Kamis, 26 Maret 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Selain memiliki daya ingat kuat, keterampilan yang baik juga bisa dikatakan termasuk orang cerdas.

Setiap manusia memiliki tingkat kecerdasan yang telah ditentukan sebelumnya. Manusia harus bekerja dengan apa yang telah diberikan oleh-Nya.

Namun, masuknya beberapa penelitian ilmiah terkait fungsi otak, telah membawa pada kesimpulan yang berbeda. Menurut peneliti, ada beberapa kegiatan dan kebiasaan sehari-hari yang bisa dilakukan untuk membuat diri mereka lebih cerdas.

Dilansir dari Liputan6.com (25/03/2020), berikut ulasan selengkapnya:

  1. Olahraga teratur membantu menjaga kemampuan kognitif manusia. Peningkatan aliran darah saat berolahraga memberikan makanan kepada neuron dengan oksigen dan nutrisi.
  2. The Alzheimer Society of Canada merekomendasikan aktivitas baru, atau bertukar tangan ketika melakukan hal yang sudah dikenal untuk mengubah keadaan.
  3. Penelitian telah menunjukkan bahwa semakin lama menghabiskan waktu belajar, semakin lama juga otak Anda bekerja.
  4. Mencoba memecahkan teka-teki yang sangat membutuhkan otak juga membuat seseorang cerdas. Cobalah untuk melakukan kegiatan yang tidak terlalu pasif.
  5. Menurut Alzheimer Society of Canada, teka-teki silang, dan pencarian kata adalah semua aktivitas yang merangsang otak Anda, contohnya Sudoku.
  6. Mencoba menghapal nomor telepon orang yang Anda cintai akan membantu melatih daya ingat.
  7. Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan, mengepalkan tangan akan menstimulasi aktivitas saraf di lobus frontal –bagian otak yang bertanggung jawab pada bahasa.
  8. Untuk meningkatkan kinerja, disarankan untuk mencoba maksimal dua tugas sekaligus, lakukanlah aktivitas selama setidaknya 20 menit sebelum pindah ke berikutnya.
  9. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa belajar menulis kursif merangsang beberapa area di otak
  10. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature menungkapkan, otak mematikan area tertentu dengan sendirinya ketika GPS menunjukkan jalan. Gunakan otak sebagai navigasi dibanding menggunakan GPS. (Uli)

INDOLINEAR.TV