Melalui Musrenbang, Aspirasi dan Kebutuhan Warga Serpong Utara Harus Terealisasi

FOTO: Eksklusif Kecamatan Serpong Utara for indolinear.com
Senin, 3 Februari 2020

Indolinear.com, Tangsel – Dalam rangka merencanakan program untuk tahun 2021, Kecamatan Serpong Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di seluruh Kelurahan secara bergantian.

Camat Serpong Utara, Bani Khosyatullah mengatakan, kegiatan Musrenbang bertujuan untuk merencanakan pembangunan di akan datang. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini, dihadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menampung aspirasi dari masyarakat yang hadir.

“OPD yang hadir terkait pembangunan fisik dan non fisik. Sehingga bisa membantu warga juga dalam menentukan arah pembangunan kedepan,” ujarnya.

Bani menambahkan, rencana pembangunan tahun 2021 terkait langsung dengan RPJMD Pemkot Tangsel 2016 -2021 dibawah kepemimpinan Airin – Benyamin. Oleh karena itu, rencana yang disusun harus menuntaskan persoalan di lingkungan yang ada.

“Kami harapkan, kedepannya agar program pemberdayaan masyarakat lebih banyak. Sebab, pembangunan fisik infrastruktur sudah dilakukan selama delapan tahun terakhir,” katanya.

Dikatakannya, dari hasil Pra Musrenbang tingkat RW yang dilakukan, telah ditentukan prioritas program yang akan dilaksanakan. “Maka itu, di tingkat Kelurahan kita bahas dan sesuaikan dengan program tingkat Kota,” paparnya.

Pagu untuk tahun 2021 Kecamatan Serpong Utara sebesar Rp 3.8 Milyar,  sedangkan Kelurahan Lengkong Karya sebesar Rp 1.7 Milyar, Jelupang Rp 1.9 Milyar, Pondok Jagung Rp 1.8 Milyar, Pondok Jagung Timur Rp 1.8 Milyar, Pakulonan Rp 1.9 Milyar, Paku Alam Rp 1.8 Milyar dan Paku Jaya Rp 2.4 Milyar. Total keseluruhan sebesar Rp 17.4 Milyar.

Sementara, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, Musrenbang ini merupakan rutinitas setiap tahun. Benyamin berharap bukan sekedar rutinitas, namun aspirasi dan apa saja kebutuhan masyarakat dapat terealisasi.

“Pemerintah hanya memfasilitasi dan mendinamisasikan, apapun bisa di diskusikan disini, namun endingnya harus menghasilkan program yang berprioritas,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Edi Mamat dari Fraksi Gerindra mengatakan, persoalan yang saat ini dirasakan warga adalah mengenai banjir. Oleh karena itu, dirinya mengajak peran warga dalam penataan lingkungan.

“Kalau ada lingkungan belum dapat penataan dari pemkot, sampaikan kepada kami untuk bisa jadi usulan tambahan sehingga persoalan yang ada bisa selesai,” katanya kepada warga.

Lady Butar – Butar selaku anggota DPRD Kota Tangsel lainnya menambahkan, Musrenbang bukan hanya fokus pada pembahasan pembangunan fisik yang dilakukan Pemkot tetapi juga adanya peran dari swasta.

Lahan yang diserahkan pengembang kepada Pemkot, bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga. “Kita optimalkan anggaran yang ada di kelurahan untuk pembangunan semua bidang dan dibantu dengan dukungan dari swasta melalui CSR,” paparnya.

Dirinya juga berharap, anggaran di Kelurahan dapat membantu kebutuhan masyarakat. “Dengan dana yang ada dan kondisi wilayah yang dinamis, kami harap alokasi yang ditentukan bisa optimal,” ujarnya.(ADV)

INDOLINEAR.TV