MediSage Menggandeng PDUI Menguatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan Berbasis Teknologi Digital

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 12 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Platform digital asal India MediSage menggandeng Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) untuk memperkuat peran dokter. Salah satunya dengan bantuan teknologi.

Medisage meyakini dapat mempermudah penyebaran informasi perkembangan ilmu pengetahuan terbaru bidang kedokteran. Peningkatan keterampilan dan pengetahuan medis untuk para tenaga kesehatan secara digital. Sehingga dapat diakses oleh seluruh dokter di Indonesia, bahkan sampai ke daerah terpencil.

“MediSage ingin berperan dalam meningkatkan kompetensi dokter di Indonesia melalui platform digital,” kata Director and Co Founder of MediSage Abhishek Ghosh ditemui usai penandatanganan MoU di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com (11/07/2022).

MediSage menjanjikan dukungan terhadap Program Penguatan Kompetensi Dokter umum di Indonesia. Caranya dengan meningkatkan keterampilan dan memutakhirkan Dokter melalui program-program orisinil, program seminar daring dengan pemberian akreditasi Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), pertemuan ilmiah tahunan secara daring, forum ilmiah, diskusi panel, dan program-program industri lain berbasis layanan kesehatan.

Ketua Umum PDUI Dr Abraham Padlan berharap, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi penguatan kompetensi dokter di Indonesia dari sisi teknologi digital.

“Sehingga penguatan kompetensi bisa dilakukan dengan baik dan terstruktur. Tantangan ke depan adalah persoalan big data yang tidak dapat kita hindari. Semuaharus adaptif dengan perubahan secara global,” ungkap Abraham.

Ketua Kolegium Dokter Indonesia. Prof Syarifuddin Wahid mengatakan, teknologi ini dimanfaatkan seluruh dokter umum di Indonesia, karena konten yang terdapat pada MediSage dapat meningkatkan kompetensi dokter agar tidak hanya dapat bekerja di Indonesia, namun juga di luar negeri.

“Kami senang karena materi pembelajarannya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi dokter agar dapat juga bekerja di luar negeri. PDUI dan Kolegium sekarang sedang berupaya untuk mendapatkan sertifikat untuk bisa bekerja di luar negeri,” ucap Syarifuddin. (Uli)

loading...