Masyarakat Tangsel Antusias Makan Ikan

FOTO: net/indolinear.com
Senin, 22 Februari 2016
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Antusias masyarakat terlihat saat memakan ikan dalam kegiatan Gerakan Makan Ikan Sehat (Germais) di Taman Bintaro XChange, Kecamatan Pondok, Kota Tangsel pada Minggu, (21/2/2016).

Kegiatan tersebut diselenggarakan atas hasil kerjasama Pemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dengan Sekolah Pembangunan Jaya Bintaro yang melibatkan seluruh siswanya untuk membakar ikan.

Sebanyak 10.000 ikan nila disuguhkan secara gratis kepada masyarakat yang datang sebagai ajang pembelajaran siswa dalam melakukan aksi kesetiakawanan sosial di kawasan Bintaro dan sekitarnya. Masing-masing siswa membawa 1 kg ikan sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam aksi ini.

Dalam kegiatan rutin tahunan tersebut juga turut hadir Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Kepala DPKP Tangsel Dadang Raharja, Principal Sekolah Pembangunan Jaya, Tony Soehartono dan beberapa stakeholder terkait.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Sebab dalam kegiatan makan ikan ini melibatkan seluruh siswa untuk berpartisipasi.

“Ini membuktikan bahwa masih banyak siswa yang mau terlibat dalam setiap kegiatan ini. Kegiatan seperti ini harus dipertahankan, untuk dijadikan sebagai agenda rutin tahunan,” jelasnya.

Sementara, Kepala DPKP juga menjelaskan keterlibatannya langsung ditahun kedua program Germais. Pihaknya juga memfasilitasi sebagian pengadaan ikan dalam kegiatan Gerakan Makan Ikan Sehat tersebut.

“Kami memberikan sebanyak 500 kg ikan nila untuk bisa disantap ramai-ramai. Ternyata anak-anak Tangsel sangat antusias untuk makan ikan bersama, acara belum dimulai sudah banyak yang makan ikan,” papar Dadang.

Masih dilokasi yang sama, Ketua Germais Sekolah Pembangunan Jaya Marini Diah mengatakan selain untuk menggalakan gemar makan ikan, kegiatan yang berbarengan dengan Car Free Day ini juga sebagai ajang untuk mendukung program membaca.

“Kami memberikan sebanyak 3500 buku bacaan kepada 20 sekolah yang ada di Kota Tangsel sebagai salah satu aksi kesetiakawanan sosial para siswa,” ujarnya.

Marini juga menjelaskan tujuan dari Germais adalah sebagai rangkaian untuk menutup kurikulum unggulan Sekolah Pembangunan Jaya, seperti Sains, Liberal Art, Kepedulian Lingkungan dan Entrepreneur.

“Kami memiliki kurikulum unggulan yang diberlakukan selama tiga bulan. Kemudian, diakhiri dengan praktek dengan sebuah project yang dimiliki oleh para siswa,” ujarnya.(sophie)