Masyarakat Lebak Diminta Waspadai Aksi Penipuan CPNS

from DPRD Kabupaten Lebak
Sabtu, 13 Oktober 2018

Indolinear.com, Lebak – Pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak, menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai pihak manapun yang mengaku bisa mengupayakan agar peserta testing calon pegawai negeri sipil (CPNS) lulus dari seleksinya.

Hal itu harus dihindari, karena modus tersebut sudah dipastikan adalah tindak penipuan untuk mencari keuntungan dimomen penerimaan CPNS yang sekarang ini sedang dilakukan di Kabupaten Lebak, serta di daerah lain di Indonesia.

“Harus diketahui, untuk menjadi seorang CPNS silahkan lakukan melalui hasil testing dengan nilai yang memuaskan. Serta perlu diingat, bahwa ingin lulus testing menjadi seorang CPNS, tidak ada sogok menyogok atau membayar dengan sejumlah uang,“ ujar Edi Wahyudi, kepala BKPP Kabupaten Lebak, belum lama ini.

Ditegaskannya, bila masyarakat atau peserta testing didatangi pihak yang mengaku bisa meluluskan menjadi seorang CPNS, maka lebih baik, masyarakat ataupun peserta testing langsung melaporkannya kepihak yang berwajib.

“Kami tegaskan, bila ada pihak yang mengaku mampu meluluskan menjadi CPNS, itu dipastikan aksi penipuan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Dede Jaelani menambahkan, bila proses rekrutmen CPNS, murni dari hasil nilai testing peserta. Maka dari itu, pihak manapun tidak akan bisa menginterpensinya. Apalagi ada pihak yang berani meminta sejumlah uang untuk meluluskan menjadi CPNS, itu adalah tindak penipuan, yang harus dilaporkan kepihak berweneng.

“Silahkan peserta testing CPNS bersaing melalui nilai testing yang tentunya harus tinggi,” kata Dede Jaelani.

Yanto, Wakil Ketua III DPRD Lebak menegaskan, saat dilakukanya rekrutmen CPNS, biasanya ada saja oknum yang melakukan upaya penipuan untuk mencari keuntungan dari para peserta testing CPNS. Untuk itu, bila masyarakat ada yang mengetahui, atau didatangi oknum yang mengaku bisa meluluskan dari testing CPNS, maka hal tersebut merupakan aksi penipuan yang harus secepatnya dilaporkan kepihak berwajib.

“Masyarakat maupun peserta testing CPNS di Lebak, harus tahu dan paham bila rekrutmen CPNS murni tidak menggunakan biaya apapun, tetapi harus bersaing mendapatkan nilai testing yang terbaik,” tegas Yanto.(rls/pit)

%d blogger menyukai ini: