Makna Dari Siraman dan Midodareni Dalam Adat Jawa

gridid/indolinear.com
Sabtu, 11 November 2017
loading...

Indolinear.com, Solo – Prosesi pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution dilakukan dengan menggunakan adat Jawa di Solo.

Salah satu prosesi yang dilakukan yakni prosesi pemasangan bleketepe dan siraman.

Budayawan Solo, Mufti Raharjo, menjelaskan berbagai urutan prosesi pernikahan adat Jawa pada umumnya.

Prosesi dimulai dengan wilujeng kenduri, pemasangan bleketepe, siraman, sadeyan dawet, serah-terima paningset, midodareni hingga akad nikah dan panggih.

Pemasangan bleketepe dari anyaman daun kelapa (janur) sebagai penanda akan ada hajatan pernikahan.

Kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan prosesi pemasangan bleketepe di depan rumahnya di Sumber, Banjarsari, Solo.

Mufti mengatakan bleketepe diambil dari kata Bale Katapi yang artinya kotoran dipilah untuk dibuang.

Prosesi bleketepe merupakan simbol dari penyucian lokasi. (Gie)