Mahathir Mundur, Raja Malaysia Panggil 221 Anggota Parlemen

FOTO: detik.com/indolinear.com
Kamis, 27 Februari 2020

Indolinear.com, Kuala Lumpur – Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, akan menemui seluruh anggota parlemen atau Dewan Rakyat sebelum menunjuk Perdana Menteri (PM) baru untuk menggantikan Mahathir Mohamad yang mengundurkan diri. Sultan Abdullah akan memanggil dan mewawancarai para anggota Dewan Rakyat satu per satu.

Diketahui bahwa sesuai pasal 43 ayat 2a Konstitusi Federal Malaysia, Raja Malaysia berwenang menunjuk Perdana Menteri dari anggota Dewan Rakyat, yang menurut penilaiannya, mampu untuk memimpin kepercayaan mayoritas. Saat ini diketahui ada 222 anggota parlemen yang duduk di Dewan Rakyat Malaysia.

Seperti dilansir dari Detik.com (26/02/2020), sebanyak 221 anggota Dewan Rakyat yang akan diwawancarai oleh Sultan Abdullah dalam dua hari ke depan. Hanya Mahathir yang merupakan anggota parlemen untuk wilayah Langkawi, yang tidak akan diwawancarai Sultan Abdullah.

Diketahui bahwa Sultan Abdullah menerima pengunduran diri yang diajukan Mahathir pada Senin (24/2) waktu setempat. Namun, Sultan Abdullah juga menunjuk Mahathir sebagai PM interim yang akan memimpin pemerintah Malaysia hingga PM baru ditunjuk dan kabinet yang baru terbentuk.

Juru bicara Istana Negara Malaysia, Ahmad Fadil Shamsuddin, dalam konferensi pers seperti dilansir Channel News Asia, menyatakan bahwa Sultan Abdullah akan melakukan wawancara terhadap 221 anggota Dewan Rakyat secara bergiliran dalam dua hari ini.

Wawancara akan dimulai pada Selasa (25/2) siang, sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Setiap anggota Dewan Rakyat akan menjalani sesi wawancara langsung dengan Sultan Abdullah, masing-masing, selama 2-3 menit. Kepala Sekretaris Pemerintahan Malaysia, Mohd Zuki Ali, akan menjadi saksi dari wawancara itu.

“(Para anggota Dewan Rakyat) Telah diberitahu soal wawancara kerajaan oleh otoritas istana, kemarin,” sebut Ahmad Fadil, yang menjabat Pengawas Keluarga dan Rumah Tangga Kerajaan, dalam pernyataannya. “Kami telah telah mengidentifikasi para anggota Dewan Rakyat untuk wawancara hari ini, tapi saya tidak memiliki mandat untuk mengungkap siapa saja mereka,” imbuhnya.

Disebutkan bahwa ada 90 anggota Dewan Rakyat yang telah dipanggil ke Istana Negara untuk diwawancarai satu per satu oleh Sultan Abdullah pada Selasa (25/2) waktu setempat. Sejumlah anggota Dewan Rakyat tampak memasuki Istana Negara pada pukul 14.45 waktu setempat. Sisanya akan diwawancarai pada Rabu (26/2).

Disebutkan Ahmad Fadil bahwa Sultan Abdullah akan mengukur dari wawancara-wawancara itu untuk mencari pemimpin yang memiliki dukungan mayoritas dalam parlemen Malaysia. Menurutnya, Sultan Abdullah akan mengumumkan langkah selanjutnya setelah menyelesaikan seluruh wawancara.

“Apa yang saya sampaikan di sini adalah Yang Mulia akan melakukan semuanya secara transparan, dan kami akan memberitahukan hasilnya kepada media untuk mencegah spekulasi,” ucap Ahmad Fadil.

Lebih lanjut, Ahmad Fadil menyebut bahwa ini menjadi momen pertama saat audiensi kerajaan digunakan untuk menentukan kepemimpinan pemerintahan Malaysia. (Uli)

INDOLINEAR.TV