Mahasiswa Prasetiya Mulya Observasi Kembangkan Destinasi Wisata Perkotaan

FOTO: sopy/indolinear.com
Senin, 13 Januari 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Tangsel –  Universitas Prasetiya Mulya menggelar Experience Leisure Collaboration (ELC) Final 2020 di Gedung PMBS Universitas Prasetiya Mulya Kampus BSD pada Senin, 13 Januari 2020.

ELC Final 2020 merupakan sebuah acara puncak bagi mahasiswa semester 7 pada Mata kuliah Experiential Branding dan semester 5 pada Mata kuliah Leisure Industry.

Dimana mahasiswa semester 7 dan semester 5 berkolaborasi menjadi satu kelompok dan dibagi berdasarkan area project. Untuk tahun ini ELC Final 2020 memilih area Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.

Menurut Direktur Program Sarjana Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya Christiana Yosevina, setiap kelompok melakukan field observasi ke sebuah destinasi di area masing-masing, lalu ditugaskan untuk melakukan beberapa hal.

“Yakni mendefinisikan, memetakan, melakukan riset pemasaran, mengajukan nilai tambah, menciptakan pengalaman yang relevan dan memberi keterlibatan lebih melalui penciptaan sebuah CERITA, mempertimbangkan kepraktisan dan kelayakan ide, mendefinisikan hambatan dan perilaku, menciptakan program dan membuat rencana pemasaran,” ungkapnya.

ELC Final 2020 ini setara dengan penilaian ujian akhir semester dalam bentuk presentasi dan pemaparan hasil analisa ke pihak internal dan eksternal terkait. Penilaian ini memiliki bobot terbesar dari serangkaian perkuliahan.

Tujuannya untuk mengeluarkan ide – ide pengembangan destinasi, meningkatnya pengembangan ekonomi kreatif di dalam negri, anak muda lebih memahami dan menghargai destinasi dalam negeri dan ide ide yang dilahirkan bisa menjadi alternatif dalam pengembangan sebuah destinasi.

“Dengan meningkatnya ketertarikan terhadap destinasi tersebut di harapkan dapat meningkatkan ekonomi sekitar,” jelasnya.

Sementara, Kasubbid Fasilitasi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Feri Suprapto sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Pariwisata di Indonesia sangat mudah dikembangkan, bagaimana mahasiswa disini harus bisa mengembangkan city tourism di Jakarta dan Tangerang Selatan untuk turun ke lapangan bekerjasama dengan industri dan destinasi wisata sekitar,” ungkap Feri.

Menurut Feri, pihaknya menjadi banyak menerima ide baru yang kemudian bagus untuk segera diaplikasikan, namun masih butuh pengayaan untuk diperdalam dan diperkuat sehingga menjadi lebih baik.

“Prasetiya Mulya sudah melakukan tugas baik, berkontribusi dalam program development daya tarik wisata perkotaan. Kami harao ada tindak lanjut dan dikomunikasikan lebih lanjut hasil dari juri, sehingga mahasiswa bisa melakukan perbaikan dan melanjutkan dengan industri dan pengelola destinasi wisata,” bebernya.

Sehingga lanjut Feri, ada kontribusi nyata terhadap pengembangan destinasi pariwisata di Jakarta dan Tangerang Selatan.(Sopy)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: