Mahasiswa IPB Menjuarai Lomba Debat Politik Nasional

Pojoksatuid/indolinear.com
Senin, 16 April 2018

Indolinear.com, Bogor – Mahasiswa IPB memenangkan lomba Debat Mahasiswa Pekan Politik ke-5 tingkat Nasional, yang diadakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Andalas, Padang. Perlombaan dilaksanakan di Gedung Fisip Universitas Andalas.

Peserta yang terlibat dalam perlombaan ini berasal dari Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Di antaranya adalah Universitas Sumatera Utara, Universitas Panca Budi Medan, HKBP Nonmensen Medan, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Jambi, Universitas Bengkulu, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Tanjungpura.

“Dalam perlombaan ini, kami mempersiapkan materi sebaik mungkin. Sebetulnya kami bukan mahasiswa politik, namun kami tetap berusaha memahami materi-materi perdebatan sebaik mungkin. Bahkan pernah baru tidur jam satu malam untuk mempelajari materi debat esok harinya,” cerita Kays Abdul Fattah, salah satu mahasiswa IPB yang berpartisipasi.

Kays menambahkan, ada tiga mahasiswa yang berpartisipasi dalam lomba debat mahasiswa di Pekan Politik ke-5 ini. Mereka adalah Aditya Hadid (Ekonomi Syariah 2014), Ghazaly Imam Negoro (Ekonomi Syariah 2014) dan Kays Abdul Fattah (Agrono­mi dan Hortikultura 2014).

Bagi mereka, keuntungan mengikuti lomba yang diadakan di Kota Padang ini adalah bisa saling mengenal peserta lain, yang berasal dari provinsi berbeda. Mereka juga bisa mengetahui seperti apakah Kota Padang dan bagaimana kebudayaannya.

“Selain itu, juga kami jadi semakin banyak relasi dengan mahasiswa dari berbagai daerah,” ungkap Kays dikutip dari Pojoksatu.id, Senin (16/4/2018).

Perlombaan ini dimenangkan IPB sebagai juara pertama. Universitas Andalas menduduki posisi runner-up. Serta urutan ketiga diduduki HKBP Non­mensen Medan. Penye­rahan hadiah langsung diberikan Ketua DPRD Sumatera Barat, Hendra Irwan Rahim.

Meskipun bukan dari mahasiswa berlatar belakang politik, Kays mengatakan ingin sekali mengikuti lomba serupa jika ada kesempatan. Kays mengatakan, ia bersama tim bermodalkan materi yang mereka pelajari dari internet seperti portal berita online, undang-undang dan jurnal.

Baca Juga :  Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Kini Bisa Diangsur

”Bermodal itu, mencari isu-isu dan sebagainya, kami maju dan alhamdulillah menang,” terangnya. (Gie)

%d blogger menyukai ini: