Lukisan Gua Tertua Di Dunia Tenyata Ada Di Indinesia?

Jumat, 30 Oktober 2015
loading...

Indolinear – Rangkaian gambar yang terdiri dari cap tangan manusia, dan cap kaki hewan ditemukan kembali pada tahun 1950-an di Sulawesi. Lukisan tersebut menghiasi dinding gua batu kapur. Lukisan ini dahulunya diasumsikan berumur lebih dari 10.000 tahun.

Tetapi penelitian yang baru dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Indonesia dan Australia menemukan bukti bahwa lukisan gua tersebut telah berumur 40.000 tahun. Usia lukisan ini diperkirakan sama dengan lukisan serupa yang ditemukan di dinding gua Perancis dan Spanyol.

Selama beberapa dekade setelah serangkaian lukisan gua ditemukan di gua-gua batu kapur dan penampungan batu Sulawesi, para ilmuwan menepis kemungkinan bahwa lukisan tersebut dbuat lebih dari 10.000 tahun. Pada saat itu (tahun 1950-an) mereka berpandangan bahwa iklim lembap akan menepis apapun yang berusia lebih tua dari 10.000 tahun.

Namun, pandangan tersebut kemudian terbantahkan dengan adanya penemuan dari studi yang baru-baru ini dilakukan. Para peneliti melaporkan dalam the journal Nature bahwa lukisan gua Sulawesi berusia jauh lebih tua dari apa yang diperkirakan sebelumnya. Usia lukisan tersebut diperkirakan setua seni gua Eropa kuno.

Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti gabungan Indonesia dan Australia. Tim penelitian dipimpin oleh Maxime Aubert dan Adam Brumm, yang berasal dari Griffith University di Queensland, Australia. Mereka melakukan penelitian pada gua batu kapur Sulawesi untuk mengungkap usia lukisan gua yang sebenarnya.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sebuah teknik yang dikenal dengan uranium-thorium dating yang mengandalkan lapisan bergelombang dari kalsium karbonat yang terbentuk di atasnya. Dengan mengukur tingkat peluruhan uranium untuk thorium, ternyata para ilmuwan dapat memperkirakan usia lapisan mineral dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Setelah memeriksa 12 gambar tangan manusia dan dua penggambaran hewan yang ditemukan di dinding tujuh gua yang berbeda. Para peneliti menemukan bahwa satu gambar tangan berusia sekitar 39.900 tahun. Lukisan gua yang ditemukan di Sulawesi ini diperkirakan menjadi lukisan tangan di gua tertua karena berusia 2000 tahun lebih tua dari lukisan serupa yang dianggap sebagai lukisan gua tertua di Eropa.

Selain itu para ilmuwan menemukan bahwa salah satu lukisan hewan yang ada di gua tersebut dindentifikasi sebagai babi rusa diperkirakan telah berusia 35.400 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, para arkeolog telah menggunakan teknik penanggalan yang sama untuk memperkirakan usia lukisan gua tertua yang telah ditemukan di Eropa. Lukisan tertua ditemukan di Spanyol tersebut berusia 40.800 tahun dan disebut dengan El-Castilo.

Penemuan seni di Sulawesi ini seperti sebuah tantangan bagi teori lama yang mengungkapkan bahwa lukisan gua tertua berasal dari Eropa sekitar 40.000 tahun yang lalu. Saat ini gagasan yang dimunculkan bahwa tradisi kreatif mungkin muncul secara terpisah dalam waktu yang hampir bersamaan, dan pada sisi yang berbeda dari dunia. (uli)

 

Sumber: Merdeka.com