Lionel Messi mencetak Gol Ke-700 Lewat Penalti ala Panenka

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Kamis, 2 Juli 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta –  Lionel Messi mencetak golnya yang ke-700 melalui penalti ala Panenka. Keran gol Lionel Messi sempat mampet.

Setelah mencetak gol dalam laga kontra Leganes (17/6/2020), Messi tidak produktif lagi. Megabintang Barcelona itu gagal mencetak gol pada tiga laga selanjutnya, yakni melawan Sevilla, Athletic Bilbao, dan Celta Vigo.

Namun, pada Rabu (1/7/2020) dini hari WIB, keran gol Lionel Messi kembali terbuka. Messi mencetak satu gol dalam laga Barcelona vs Atletico Madrid pada lanjutan pekan ke-33 Liga Spanyol di Stadion Camp Nou

Gol tersebut dicetak Messi melalui titik putih. Akan tetapi, penalti itu tidak biasa karena Messi melakukannya dengan mengadopsi cara Panenka. Panenka merupakan nama panggilan dari legenda sepak bola Cekoslowakia (saat ini Republik Ceko), Antonin Panenka.

Antonin Panenka menjadi orang pertama yang mengeksekusi penalti dengan men-chip bola ke tengah gawang di turnamen resmi. Hal itu dilakukan Antonin Panenka pada final Euro 1976 yang mempertemukan Cekoslowakia vs Jerman Barat.

Saat itu Antonin Panenka didapuk menjadi eksekutor kelima atau terakhir dalam kedudukan 4-3 untuk keunggulan Cekoslowakia, dilansir dari Kompas.com (01/07/2020)

Setelah meletakkan bola di titik 12 pas, Antonin Panenka mundur beberapa langkah dan berlari kecil ketika akan menendang. Alih-alih melepaskan tendangan keras, Antonin Panenka memilih men-chip bola ke arah tengah.

Kiper Jerman Barat saat itu, Sepp Meier, terbang ke kiri. Meier tertipu dan hanya bisa melihat bola masuk ke gawang sekaligus para pemain Cekoslowakia yang merayakan gelar juara. Momen itu membuat teknik penalti chip dikenal dengan sebutan Panenka hingga saat ini.

Dalam laga kontra Atletico, Messi men-chip bola ke arah kanan penjaga gawang. Sementara, kiper Atletico Jan Oblak bergerak ke arah berlawanan. Penalti ala Panenka ini mengantarkan Messi membukukan gol ke-700 selama karier seniornya di Barcelona dan timnas Argentina.

Rinciannya, 630 gol dipersembahkan untuk Barcelona, dan 70 lainnya untuk timnas Argentina. Messi hanya membutuhkan 862 pertandingan untuk mencetak 700 gol.

Namun, rekor gol La Pulga – julukan Messi – tak mampu membawa Barcelona menang. Barcelona hanya bermain imbang 2-2 dengan Atletico Madrid.

Barcelona lainnya dihasilkan oleh bunuh diti Diego Costa. Adapun gol balasan Atletico diborong Saul Niguez lewat sepakan 12 pas. Tambahan satu poin ini tak cukup bagi Barcelona untuk mengudeta Real Madrid dari puncak klasemen Liga Spanyol.

Lionel Messi dkk masih tertahan di posisi runner-up dengan koleksi 70 poin dari 33 laga. Mereka tertinggal satu angka dari Real Madrid, yang baru akan berlaga besok malam. Adapun Atletico Madrid duduk di peringkat ketiga dengan 59 angka. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: