Lintasarta Turut Merealisasi Percepatan Transformasi Digital Di Papua Dan Papua Barat

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 28 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pembangunan stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) menjadi satu hal penting dalam menunjang percepatan transformasi digital nasional. Apalagi agenda transformasi digital digaungkan pemerintah demi terciptanya pemerataan akses komunikasi dan informasi di seluruh Indonesia.

Untuk itu, PT Lintasarta, perusahaan total solutions information and communication technology (ICT), bersama konsorsium Huawei dan PT Surya Energi Indotama (SEI) turut serta dalam pembangunan Proyek BTS 4G Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Dengan pembangunan BTS 4G di dPapua dan Papua Barat, kami berharap tidak ada lagi daerah yang belum menikmati sarana komunikasi digital. Kami dengan senang hati dan merasa bangga bisa menjadi bagian dalam komitmen pemerintah untuk melakukan percepatan transformasi digital di Indonesia melalui pembangunan BTS,” kata Direktur Utama Lintasarta Arya Damar dalam rilisnya, dilansir dari Merdeka.com (27/10/2021).

Arya menuturkan, Lintasarta bersama konsorsiumnya ditugaskan merealisasikan pembangunan BTS di 1.795 lokasi di Papua Barat dan Papua (bagian Tengah dan Barat), yang mana pengerjaannya dilakukan secara bertahap pada tahun ini dan tahun depan (2022).

Khusus wilayah Papua Barat, lokasi pembangunan BTS 4G tersebar di 7 kabupaten: Maybrat, Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.

“Kami melakukan survei dan uji kelayakan instalasi secara keseluruhan di lokasi-lokasi tersebut sebelum melakukan pembangunan BTS,” jelasnya.

Faktor cuaca dan akses menuju lokasi merupakan tantangan tersendiri yang siap dihadapi. Sebagian lokasi pembangunan berada di kepulauan yang hanya dapat ditempuh oleh kapal/speedboad. Kami telah melakukan mitigasi dan upaya-upaya untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk bekerja sama dengan dandim atau polres setempat. Dengan demikian, pembangunan BTS 4G oleh Lintasarta bersama konsorsium dapat rampung sesuai rencana, paparnya.

Pada 6 Oktober lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate telah meresmikan BTS di tiga lokasi di Provinsi Papua Barat melalui video konferensi. Ketiga BTS yang diresmikan terletak di Desa Iseren, Kec. Rumberpon, Kab. Teluk Wondama, Desa Siresi, Kec. Soug Jaya, Kab. Teluk Wondama dan Desa Kasi Indah, Kec. Kasi, Kab. Tambrauw.

Turut hadir dalam peresmian itu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan; Bupati Teluk Wondama, Bupati Teluk Bintuni, Bupati Tambrauw, Bupati Sorong Selatan serta segenap jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Papua Barat. Menkominfo juga didampingi Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif, jajaran pimpinan konsorsium Lintasarta, Huawei dan SEI sebagai mitra pembangunan. (Uli)