Lintasarta Mendukung Program Desa Digital Di Jawa Barat

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 13 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Lintasarta, perusahaan Information and Communication Technology (ICT) total solutions, mendukung pelaksanaan Desa Digital di Jawa Barat melalui program Lintasarta Mengajar. Program ini salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan di pilar pintar dalam bentuk pemberian pelatihan kepada para perangkat desa di kawasan Desa Digital Jawa Barat.

Desa Digital dinilai berperan besar dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas informasi melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet.

Direktur Utama Lintasarta Arya Damar menjelaskan, keterlibatan Lintasarta dalam proyek Desa Digital Jawa Barat tidak hanya berperan sebagai penyedia solusi infrastruktur internet masuk desa, tapi juga memberikan pelatihan teknis terkait optimalisasi infrastruktur yang dibangun di desa-desa tersebut melalui Lintasarta Mengajar.

“Kami senantiasa memberi dukungan terhadap berbagai program pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk pelaksanaan Desa Digital di Jawa Barat. Melalui program Lintasarta Mengajar kami berharap dapat memberi kontribusi terhadap kesuksesan pelaksanaan Desa Digital,” ujar Arya dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Merdeka.com (12/09/2021).

Program Lintasarta Mengajar berlangsung mulai Agustus hingga September 2021. Para peserta dalam pelatihan ini terdiri dari perwakilan dan perangkat desa yang terdapat di Jawa Barat. Maka itu, Lintasarta menggandeng CodePolitan untuk memberikan pelatihan mengenai pengembangan website atau Web Development. CodePolitan merupakan platform tempat belajar pemrograman berbahasa Indonesia lengkap dengan beragam format.

Tak hanya itu, Lintasarta juga menggandeng Pemuda Peduli sebagai mitra pemberi pelatihan terkait pemasaran digital. Dengan demikian, Arya berharap para perangkat desa di kawasan Desa Digital dapat mengetahui dasar-dasar pemasaran melalui media sosial atau channel digital lain yang dimiliki. Pelatihan juga mencakup dasar-dasar penulisan, copy writing, teknik dasar fotografi, hingga strategi promosi di media sosial.

“Kami berharap kontribusi dalam penerapan dan pengembangan Desa Digital ini turut memberikan kemudahan akses kepada maryarakat di tingkat desa terhadap fasilitas publik, yang mana saat ini segala aktivitas masyarakat di seluruh Indonesia hampir keseluruhan dilaksanakan secara digital seperti kegiatan pendidikan, transportasi, perbankan, dan lainnya,” ujarnya.

Desa digital merupakan program pemberdayaan dan peningkatan taraf hidup masyarakat desa melalui literasi digital, Internet of Things (IoT), dan ragam inovasi digital. Desa Digital di Jawa Barat memiliki sejumlah program, seperti pemberian akses in. (Uli)