Lima Tips Menghindari Kecelakaan Fatal Setelah Menabrak Tiang Listrik

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 20 Maret 2020

Indolinear.com, Jakarta – Tak ada seorang yang menginginkan terlibat kecelakaan. Pasalnya, selain dapat menghilangkan nyawa, kecelakaan bisa membuat Anda cacat atau luka-luka.

Nah, jika terjadi kecelakaan atau tepatnya menabrak sebuah tiang listrik bahkan saluran listrik dengan tegangan tinggi.

Ya, menabrak tiang listrik memang sangat berbahaya. Sebab, bisa saja kabel listrik ada yang terputus dan mengenai mobil Anda. Kabel tersebut berpotensi menyalurkan arus listrik yang berbahaya dan tak terlihat bisa menyengat tubuh.

Nah, untuk menghindari hal yang tak diinginkan, ada beberapa cara yang perlu diperhatikan jika Anda menabrak tiang listrik, dilansir dari Liputan6.com (18/03/2020).

  1. Tetap di dalam mobil

Jika terjadi kecelakaan semua perangkat pada mobil biasanya mengalami sejumlah kerusakaan. Yang berbahaya adalah jika kabel listrik ada yang terputus dan mengenai mobil Anda. Jika Anda keluar mobil maka risikonya lebih tinggi, karena Anda tak tahu seberapa besar arus listrik dan kemana penyebarannya.

  1. Mundur jika mobil masih menyala

Apabila mesin mobil masih menyala maka ada baiknya mundur secara perlahan kemudian menjauh. Pastikan Anda tidak melindas kabel listrik yang terputus.

  1. Telepon Layanan Darurat

Jika masih berada di dalam mobil, Anda tak boleh memegang sesuatu, terlebih logam. Sebab, logam dapat menghantarkan arus listrik dengan baik.

Sebaliknya, jika Anda tak berhati-hati maka resiko tersengat listrik lebih besar. Jika petugas layanan darurat menyatakan ‘Anda aman’ maka itulah waktu yang tepat untuk keluar.

  1. Beritahu orang lain

Jika Anda melihat ada mobil atau orang lain yang mendekat, ada baiknya peringatkan mereka agar menjauh. Sebab, mereka yang berniat menolong justru akan lebih beresiko tersengat.

  1. Melompat keluar

Jika memang Anda merasa khawatir bahkan mobil sudah terlihat percikan api. Pilihan yang tepat adalah melompat keluar.

Namun, perlu dicatat untuk keluar dari mobil ada baiknya kedua kaki melompat secara bersamaan sejauh mungkin. Jangan pernah turun perlahan lalu menyentuh mobil dan permukaan tanah secara bersamaan. Jika Anda hanya turun dengan satu kaki atau sambil berpegangan, bukan tak mungkin arus listrik akan menyambar dan justru lebih berbahaya.

Melompatlah dengan dua kaki bersamaan secara berulang, pastikan jarak minimum Anda dengan mobil sejauh 10 meter. (Uli)

INDOLINEAR.TV