Lima Masalah Yang Bisa Timbul Jika Tidak Rutin Pakai Pelembap

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 25 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Penggunaan pelembap pada kulit sangatlah penting, baik untuk wajah hingga ke seluruh tubuh. Memiliki tekstur liquid, pelembap mampu meningkatkan hidrasi, melindungi, serta meningkatkan tekstur kulit.

Buat pemilik jenis kulit kering, pelembap jadi benda yang wajib dimiliki sebab produk ini bisa membantu mengatasi segala permasalahan kulit kering, misalnya dermatitis atopik.

Penggunaan pelembap wajib digunakan secara rutin jika kamu ingin menjaga kelembutan dan kelembapan kulit. Tapi apa yang terjadi jika kita tidak rutin menggunakan pelembap?

Dilansir dari Dream.co.id (23/08/2021),berikut, ada tujuh masalah yang dapat terjadi jika tidak rutin menggunakan pelembap. Simak yuk!

Kerutan

Kerutan menjadi salah satu tanda-tanda penuaan dini yang paling mudah muncul. Namun, jika menggunakan pelembap secara rutin, kita dapat memperlambat munculnya kerutan di wajah.

Memperparah kerutan

Untuk kamu yang memiliki kerutan di wajah, jika tidak menggunakan pelembap secara rutin, nantinya kerutan dapat lebih parah. Apalagi buat kamu pemilik kulit kering, kerutan di wajah lebih terlihat dan nggak jarang kamu jadi terlihat lebih tua dari usia sekarang.

Makeup tidak menyatu

Memiliki kulit yang dehidrasi dapat membuat wajah ‘menolak’ makeup yang digunakan. Jika wajah terjaga hidrasinya dengan penggunaan pelembap, makeup yang kamu gunakan akan menyatu dengan sempurna di wajah.

Memicu munculnya jerawat

Untuk kamu yang memiliki jenis kulit berminyak dan berjerawat, penggunaan pelembap juga penting agar produksi minyak di wajah terkontrol.

Jika kamu menghindari penggunaan pelembap, nantinya dapat membuat jerawat yang kamu miliki menjadi lebih parah.

Kehilangan perlindungan

Dengan memastikan hidrasi kulit di wajah terjaga, artinya pelindung kulit di wajahmu juga baik.

Jika tidak pakai pelembab, ketika menggunakan produk-produk dengan kandungan bahan aktif wajah dapat bereaksi negatif terhadap bahan aktif yang digunakan, misalnya iritasi. (Uli)