Lima Hidangan Yang Dulu Murah, Kini Disajikan Di Resto Mewah

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 4 Juli 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Restoran mewah menjadi tempat makan kalangan kelas atas karena memiliki hidangan yang lezat dengan penyajian yang istimewa. Tak heran jika harga hidangan yang ditawarkan cenderung mahal.

Beberapa makanan seperti Salmon merupakan menu mewah yang cukup populer untuk kalangan atas. Tahukah Sahabat Dream bahwa dulunya salmon pernah menjadi makanan rakyat kalangan kelas bawah atau miskin. Tak hanya itu terdapat beberapa makanan resto mewah lainnya yang dulunya pernah jadi hidangan murah. Apa saja? Dilansir dari Dream.co.id (02/07/2021).

Pizza

Pizza tradisional Italia terdiri dari bahan-bahan sederhana, seperti minyak zaitun, tomat, rempah-rempah dan lainnya. Bagi orang yang tidak begitu kaya di Italia, pizza bahkan telah menjadi salah satu hidangan utama.

Status pizza tersebut berubah berkat Ratu Italia kedua yaitu Queen Margherita. Suatu ketika, dia ingin mencoba hidangan sederhana, lalu juru masaknya pun akhirnya membuat pizza. Sang Ratu ternyata terkesan dengan hidangan itu, dan pizza yang diracik khusus untuknya pun dinamai seperti namanya yaitu pizza Margherita dan telah menjadi hidangan khas Italia. Kini pizza menjadi makanan restoran mewah karena menggunakan topping mahal seperti jamur black truffle dan lainnya.

Sushi

Dulunya sushi merupakan makanan cepat saji yang dijual di pinggir jalan dengan harga murah dan menjadi makanan sehari-hari nelayan miskin. Akhirnya harga sushi meningkat drastis pada pertengahan abad ke-20.

Ada pendapat bahwa hal ini terjadi semenjak Jepang mulai dikenal negara lain dan mulai menarik lebih banyak wisatawan. Saat ini sushi menjadi hidangan mahal yang biasanya hanya dijual di restoran Jepang, serta kini banyak jenis dan toppingnya seperti salmon dan daging wagyu.

Tiramisu

Perpaduan telur, keju mascarpone, Savoiardi dan bubuk kopi merupakan perpaduan yang mantap bagi pecinta tiramisu dari seluruh dunia. Pada 1970, campuran kocokan kuning telur dan gula ini disajikan sebagai minuman energi untuk para pekerja biasa di kota Treviso di wilayah Veneto.

Koki Italia mencoba berinovasi menggunakan keju mascarpone krim yang lembut, kue, dan bubuk kopi untuk membuat tiramisu. Meskipun resep aslinya tidak mengandung putih telur, beberapa koki menambahkan bahan-bahan tersebut dan lainnya untuk meningkatkan cita rasa. Sekarang akhirnya tiramisu menjadi salah satu hidangan penutup populer di restoran mewah.

Pasta

Selama periode Renaissance, pasta sayuran dengan keju dan bawang putih ini hanya disajikan untuk orang miskin di Italia yang terjangkau untuk mengatasi rasa lapar. Mereka bahkan memakan langsung dengan tangan, saat dulu belum ada alat makan.

Baru pada abad ke-16, menu ini tak terpisahkan dari santapan khas orang Italia dan menjadi hidangan yang selalu ada tiap perjamuan. Hingga pada akhirnya sebuah pabrik pasta dibuat, bahkan menjadikan pasta bagian dari kekayaan nasional Italia.Sekarang pasta menjadi salah satu hidangan yang hampir selalu ada di setiap restoran mewah.

Salmon

Mungkin terdengar agak aneh jika kita mengatakan bahwa ” Orang miskin Skotlandia hanya makan salmon” namun hal tersebut benar terjadi. Dulunya, salmon banyak tersedia di perairan Skotlandia dan menjadi makanan sehari-hari orang miskin di sana.

Siapa sangka, saat ini jenis ikan ini dianggap sebagai makanan laut lezat yang juga memiliki harga jual tinggi karena mengandung banyak gizi yang baik serta pengolahannya yang terbilang cukup sulit dalam mempertahankan kesegaran dan kualitasnya. (Uli)