Liga Super China, Ide Ganti Nama Klub membuat Bingung

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Senin, 7 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menjelang musim 2021, menguat ide ganti nama klub anggota Liga Super China (CSL).

Ada desakan untuk melepas nama sponsor yang tersemat pada nama klub.

Namun, tak semua klub bersepakat dengan ide itu.

Klub Guangzhou R&F bahkan kebingungan dan akhirnya mencari pendapat dari superternya melalui akun Twitter.

Pasalnya, jika R&F, perusahaan pengembang asal Guangzhou, dilepas namanya, klub justru bingung mencari nama baru.

“Pilihan ada pada nama Guangzhou Blue Army atau Blue Lions,” kata manajemen klub, dilansir dari Kompas.com (06/12/2020).

Kata “blue” mengacu pada warna klub, biru.

CSL pada musim 2020 sudah mendapatkan jawara baru.

Adalah Jiangsu Suning yang menjadi pemuncak musim ini.

“Musim depan kami ingin mendapatkan tantangan baru,” kata manajemen Jiangsu Suning yang ikut ambil bagian dalam ide pergantian nama klub CSL.

“Kami ingin kembali dengan nama asli klub,” kata manajemen Jiangsu Suning.

Suning adalah nama perusahaan ritel raksasa di China.

Tak cuma itu, klub Guangzhou Evergrande juga menyuarakan hal sama.

Evergrande adalah perusahaan pengembang berskala besar di China.

Tak tanggung-tanggung, orang di balik ide perubahan nama itu adalah pelatih Guangzhou, Fabio Cannavaro, mantan bintang timnas Italia.

Lantas, tokoh lain yang juga seirama dengan Cannavaro adalah Oscar.

Mantan penggawa timnas Brasil itu kini menjadi pemain Shanghai SIPG.

Fabio Cannavaro menjadi manajer Guangzhou Evergrande sejak 2014.

Oscar, mantan penggawa Chelsea memulai debutnya di China dengan menjadi penggawa Shanghai SIPG pada 2017.

Pemilik nama komplet Oscar dos Santos Emboaba Júnior ini mengenakan nomor punggung 8 di Shanghai SIPG.

Baik Cannavaro maupun Oscar sepakat perlu adanya penyegaran merek pada klub-klub CSL.

SIPG atau Shanghai Internasional Port Group adalah perusahaan pengelola pelabuhan milik negara.

“Kami sedang meminta pandangan para suporter untuk merealisasikan ide perubahan nama itu,” kata manajemen klub-klub bersangkutan.

Pada 2015 dan tahun sebelumnya, tak ada nama sponsor yang disematkan pada nama klub. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: