Level PPKM Turun, Institut Teknologi Indonesia Menggelar Wisuda Secara Luring

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 22 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta –  Institut Teknologi Indonesia (ITI) menggelar prosesi wisuda Semester Genap 2021/2022 secara luring pada Sabtu (21/5/2022).

Hal ini sejalan dengan semakin menurunnya level PPKM di Tangerang Selatan namun tetap menerapkan protokol kesehatan serta telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 minimal sampai dengan vaksin kedua.

Wisuda rencana berlangsung dua hari hingga besok.

Berdasarkan data statistik kelulusan Institut Teknologi Indonesia pada semester genap 2020/2021, jumlah lulusan semester genap 2020/2021, yaitu sebanyak 263 orang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata 3,12 dengan lulusan tercepat diraih dalam kurun waktu 4 tahun.

Sedangkan, jumlah lulusan semester ganjil 2021/2022 adalah sebanyak 110 orang dengan IPK rata-rata 3,05 dengan lulusan tercepat diraih dalam kurun waktu 3.5 tahun.

Pelaksanaan wisuda pada hari ini, Sabtu (21/ 2022) diikuti oleh 155 Wisudawan yang terdiri dari 29 Wisudawan Prodi Teknik Elektro, 38 Wisudawan Prodi Teknik Mesin, 54 Wisudawan Prodi Teknik Industri, 27 Wisudawan Prodi Teknik Kimia, dan 7 Wisudawan Prodi Otomotif.

Dari seluruh wisudawan, terdapat 28 mahasiswa yang merupakan lulusan terbaik.

Prestasi lulusan terbaik dengan predikat Summa Cumlaude diraih oleh 2 mahasiswa, Magna Cumlaude 13 mahasiswa, dan Cum Laude sebanyak 13 mahasiswa.

Predikat summa cumlaude dengan IPK tertinggi 3,84 diraih oleh Edelwys Deisramiranda Surya dengan NIM 1121600053 dari Program Studi Teknik Mesin, dilansir dari Tribunnews.com (21/05/2022).

Predikat summa cumlaude berikutnya dengan IPK 3,81 diraih oleh  Elvando Wijaya Putra dengan NIM 1141700026 dari Program Studi Teknik Kimia.

Sementara, pelaksanaan wisuda pada  Minggu (22/5/2022) akan diikuti oleh 154 Wisudawan yang terdiri dari 44 Wisudawan Prodi Informatika, 38 Wisudawan Prodi Teknik Sipil, 27 Wisudawan Prodi Arsitektur, 8 Wisudawan dari Prodi Perencanaan Wilayah & Kota, 26 Wisudawan Prodi Teknologi Industri Pertanian, dan Prodi Manajemen dengan 15 mahasiswa yang diantaranya merupakan lulusan terbaik.

Prestasi lulusan terbaik dengan predikat magna cumlaude diraih oleh 6 mahasiswa dan cumlaude diraih oleh 5 mahasiswa.

Predikat Magna Cumlaude dengan IPK tertinggi diraih oleh 2 orang, yaitu  Muhammad Afif Baihaqi dengan NIM 1151800052 dari Program Studi Teknik Informatika dan Gilang Pangruktiardhi Wastanu dengan NIM 1221700025 dari Program Studi Arsitektur.

“Menurunnya level PPKM, kita mendapat izin kegiatan wisuda secara luring. Ini lebih mengesankan bagi mahasiswa karena puncak dari ekspresi mereka setelah susah payah menyelesaikan pendidikan. Acara berjalan lancar dan sukses, mudah-mudahan pandemi segera berakhir sehingga kegiatan kemahasiswaan bisa dilaksanakan secara luring, karena kalau Teknik itu tidak hanya bisa dari meja,” kata Rektor ITI Dr. Ir. Marzan Aziz Iskandar, IPU, di Tangerang Selatan, dilansir dari Tribunnews.com (21/5/2022).

Ia juga berpesan agar para wisudawan dan wisudawati menjaga kesehatan dan meningkatkan teknologi digital.

Hal ini dikarenakan semua aspek kehidupan manusia sudah menggunakan teknologi digital.

“Di ITI ada kuliah Transformasi Digital dan harus dikembangkan pemanfaatannya oleh mahasiswa. Selain itu, mereka harus punya keberanian dalam memilih pekerjaan, mengambil keputusan secara terukur. Orang-orang teknik adalah pelaku lapangan, jadi mereka harus berani mengambil keputusan. Sukses, berhasil itu adalah milik orang-orang pemberani,” ucap Rektor Marzan.

Dalam acara tersebut, perwakilan wisudawan Indraprasta Setyonadi dari Program Studi Teknik Kimia turut memberikan sambutannya.

“Perjalanan di ITI adalah perjalanan yang berkesan bagi kami. Banyak sekali waktu, pikiran, tenaga dan biaya yang kami korbankan untuk berjuang di kampus ini. Kami menggali ilmu pengetahuan untuk kehidupan kami, kami berhasil mengembangkan potensi diri,” ujar Rektor Marzan.

Menurutnya apa yang telah didapatkan di kampus ITI ini tentu saja menjadi modal yang sangat baik untuk masa depan para wisudawan.

“Kami berhasil meraih prestasi di kancah nasional. Saya dan teman-teman bersaing untuk meraih prestasi dengan kampus-kampus ternama lainnya. Alhamdulillah saya sendiri berhasil meraih prestasi dan membawa ITI di kancah nasional serta tidak lupa banyak teman-teman hebat dan berprestasi di sini membuktikan ITI tidak kalah dengan kampus-kampus ternama lainnya,” ujarnya.

Pelaksanaan sidang Senat Terbuka ITI kali ini, disamping dalam rangka wisuda sarjana ITI, juga sekaligus dalam rangka pengukuhan Guru Besar ITI.

Tahun 2022 ini salah satu dosen ITI berhasil meraih gelar Guru Besar dalam bidang Teknik Kimia, yaitu Prof. Dr. Ir. Joelianingsih, MSc. IPM menyampaikan pidato pengukuhan Guru Besar dengan judul “Perkembangan dan Tantangan Pemanfaatan Biodiesel di Indonesia”.

Menurut Rektor Marzan, ITI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualifikasi dosen sampai mencapai jabatan fungsional tertinggi agar kualitas penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi dapat meningkat, yang pada gilirannya menjadikan ITI sebagai salah satu perguruan tinggi teknik terbaik di Indonesia. (Uli)