Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, Anak Buah Prabowo Yang Menjadi Wakil Komisaris Utama Asabri

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 25 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menteri BUMN, Erick Thohir kembali melakukan perombakan di susunan komisaris di PT Asabri (Persero).

Kali ini, Erick menunjuk Letnan Jenderal (TNI) Ida Bagus Purwalaksana menjadi Wakil Komisaris Utama PT Asabri.

Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana merupakan salah satu anak buah Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Saat ini, Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan.

Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama PT Asabri menggantikan posisi Harry Susetyo Nugroho yang sebelumnya menjabat komisaris di perusahaan tersebut.

Merangkum dari berbagai sumber, inilah profi Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, Inspektur Jenderal Kemenhan sekaligus Wakil Komisaris Utama PT Asabri.

  1. Biodata Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana

Letnan Jenderal TNI Ida Bagus Purwalaksana lahir di Cimahi pada 5 Februari 1964.

Ia adalah anak kedua mantan Kepala Staf Umum (Kasum) ABRI, mendiang Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ida Bagus Sudjana.

Pada masa pemerintahan Soeharto, Ida Bagus Sudjana pernah diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 1993-1998.

Mengutip dari Tribunnews.com (23/09/2020), IB Purwalaksana menikah dengan I Dewa Ayu Sri Fatmadewi dan memiliki tiga anak, yaitu Ida Bagus Putu Pradnyalaksana; Ida Bagus Widiyadnyalaksana; dan Ida Bagus Satama Baratlaksana.

  1. Perjalanan karier

Perjalanan karier Letnan Jenderal TNI Ida Bagus Purwalaksana tergolong bagus.

Berkat ketekunannya, IB Purwalaksana mampu meraih pangkat Jenderal Bintang Tiga TNI, sejak 26 November 2019 lalu dan menyamai pangkat sang ayah.

IB Purwalaksana adalah lulusan Akabri Angkatan Darat (Akmil) pada 1987.

Artinya, ia seangkatan dengan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa serta mantan Kapolri yang kini jadi Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi Tito Karnavian.

IB Purwalaksana berpengalaman dalam bidang infanteri.

Lulus dari Akabri dengan pangkat Letda pada Juli 1987, IB Purwalaksana langsung ditugaskan di Batalyon Yonif 305/Kostrad.

Kala itu, Wadanyon Yonif 305/Kostrad dipegang Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan.

Perjalanan tugas IB Purwalaksana terus berlanjut ke Batalyon Yonif 328/Kostrad dengan Danyon Prabowo Subianto.

Saat Prabowo menjabat sebagai Danjen Kopassus, IB Purwalaksana juga ditarik ke pasukan elite TNI AD tersebut.

Selanjutnya, perjalanan karier IB Purwalaksana semakin melesat terlebih setelah menjadi Danrem 163/Wirastya pada 2012—2013.

Semula ia menjadi Komandan Korps Siswa (Dankorsis) Seskoad, lalu Kepala Biro Tata Usaha Rotu Setjen Kemenhan.

Kemudian, pada ia diangkat menjadi Kepala Badiklat Kemenhan pada 2017—2019 kemudian Dirjen Kekuatan Pertahanan Ditjen Kuathan Kemenhan.

Hingga akhirnya, ia diangkat menjadi Irjen Kemhan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1351/XI/2019.

  1. Daftar Harta Kekayaan

Sama seperti pejabat negara lainnya, IB Purwalaksana wajib memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) kepada KPK.

Selama di Kemenhan, IB Purwalaksana ternyata rutin menyetorkan LHKPN setiap tahun.

Ia terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 10 Maret 2020 saat menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kemenhan.

Dalam LHKPN tersebut, IB Purwalaksana memiliki harta kekayaan Rp 17.880.964.369. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: