Lebih Nyaman Jadi Penyerang Murni atau Penyerang Sayap? Rashford Memberi Jawaban

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 22 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sepeninggal Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez, Marcus Rashford lebih leluasa bermain di lini depan Manchester United.

Musim ini belum selesai, namun jumlah gol Rashford sudah melampaui torehannya pada musim lalu. Penyerang berusia 22 tahun itu sudah melesakkan 19 gol dari 31 penampilan pada musim ini. Sementara pada musim lalu, jumlah gol Rashford mentok di angka 13 gol.

Pada musim ini, pelatih Man United Ole Gunnar Solskjaer tidak selalu menempatkan Rashford sebagai penyerang tengah atau penyerang murni. Dari data yang dihimpun Transfermarkt, 10 kali Rashford bermain sebagai penyerang tengah, sisanya ia diplot sebagai winger alias penyerang sayap di kiri.

Kepada UTD Podcast, Rashford mengaku, ia memang lebih nyaman diplot sebagai winger.

“Ketika saya di kiri, saya bisa lebih berkreasi, memberi sedikit kelebihan saya kepada tim,” tutur penyerang asal Inggris itu, dikutip dari Kompas.com (21/04/2020).

“Sementara ketika saya bermain di depan, kadang-kadang saya terisolasi dan membutuhkan pemain tengah yang bisa mengoper sepanjang 90 menit laga, sehingga saya bisa menghilang ketika saya didapuk penyerang nomor 9 (di tengah),” ucap Rashford.

Rashford memang lebih subur ketika ia diplot sebagai penyerang sayap, dengan catatan 15 golnya.

Sementara itu, saat ia diplot sebagai penyerang tengah, ia mengemas empat gol pada musim ini.”

“Ketika saya ditransisikan sebagai penyerang nomor 9 saat masih muda, itulah saat di mana saya memberikan perjuangan karena saya selalu ingin mengekspresikan diri pada bola,” ucap Rashford.

“Ketika saya mulai bermain sebagai penyerang nomor 9, saya sadar, saya tidak melihat bola sesering mungkin.” “Saat ini, saya menikmati kebebasan untuk menikmati kedua posisi tersebut (penyerang tengah dan penyerang sayap). Saya pikir itu cocok bagi saya dan Anthony Martial,” kata Rashford.

Rashford mulai belajar sebagai penyerang sayap saat Man United masih memiliki Wayne Rooney, Zlatan Ibrahimovich, dan Romelu Lukaku di skuad. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: