Lari Jarak Pendek: Berikut Pengertian Dan Analisis Gerak

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Senin, 29 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Lari jarak pendek merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Lari jarak pendek disebut juga lari sprint.

Lari jarak pendek merupakan perlombaan lari di mana atlet yang mengikuti lomba harus harus berlari secepat mungkin. Lari jarak pendek menuntut para atlet untuk mengerahkan kemampuan maksimalnya dalam berlari sebab jarak yang ditempuh tidak begitu jauh.

Pengertian Lari Jarak Pendek

Dilansir dari Kompas.com (28/03/2021), lari jarak pendek atau sprint adalah aktivitas olahraga lari cepat, pada jarak 100 meter, 200 meter dan 400 meter serta 100 yard atau sekitar 91 meter, 220 yard atau sekitar 201 meter, dan 440 yard atau sekitar 402 meter.

Tahukah kamu apa saja teknik dalam olahraga lari jarak pendek?

Teknik Lari Jarak Pendek

Ada tiga teknik lari jarak pendek yakni teknik start, teknik lari, serta teknik mencapai garis finish. Semuanya memiliki tujuan dan tekniknya masing-masing.

Lari jarak pendek menggunakan start jongkok atau crouching start. Semua sprinter (pelari) tentunya harus bisa menguasai teknik start ini karena teknik start jongkok sangat berpengaruh dalam kecepatan berlari para sprinter.

Mengapa bisa? Karena saat melakukan start jongkok, para sprinter akan melakukan tolakan dan dorongan pada kaki, sehingga bisa mengoptimalkan kecepatan berlari.

Setelah berhasil melakukan teknik start, para sprinter harus berlari secepat mungkin agar bisa segera sampai ke garis finish. Lalu, bagaimana cara melakukannya?

Perlu diketahui jika posisi tubuh berlari juga sangatlah penting dan membutuhkan keterampilan teknik yang mumpuni.

Posisi Tubuh dalam Lari Jarak Pendek

Teknik dasar pada waktu lari jarak pendek posisi tubuhnya dalam keadaan dicondongkan ke depan.

Dalam situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dituliskan tentang posisi tubuh yang baik saat berlari sprint, yakni:

  1. Setelah ada bunyi peluit atau pistol sebagai tanda aba-aba ‘yak’, pelari harus segera berlari sekencang mungkin ke depan.
  2. Pandangan diarahkan dan fokus ke depan.
  3. Saat akan berlari, telapak kaki bagian depan haruslah yang menyentuh permukaan tanah terlebih dahulu serta badan dicondongkan ke depan.
  4. Kedua tangan diayunkan ke depan tepatnya di depan dada.
  5. Posisi telapak tangan saat diayunkan adalah mengepal.
  6. Leher harus dalam kondisi rileks dan atur napas sebaik mungkin. (Uli)
INFORMASIKAN PADA SAHABAT: