Lansia Perkasa, Gowes Sepeda 51 Hari Dari Aceh Ke Lampung

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 26 Juli 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Usia senja tak membatasi orang untuk gowes sepeda. Abah Iwan atau Iwan Abdulrachman yang kini berusia 74 tahun ini menyalurkan hobinya bersepeda dengan menempuh perjalanan jauh dari Aceh ke Bandar Lampung.

Sebagai teman hidup, sang istri, Ambu Tetet yang juga sudah berusia 70 tahun menemani suaminya bergowes di sepanjang perjalanan tersebut.

Dikutip dari Dream.co.id (24/07/2021), perjalanan pasangan yang bertajuk “ The 70’ers Couple Gowes Banda Aceh to Bandar Lampung” rencananya akan berlangsung selama 51 hari dimulai sejak 7 Juni 2021 lalu.

Perjalanan yang dilakukan Abah Iwan dan Ambu Tetet merupakan salah satu bentuk syukur atas umur dan kesehatan yang telah diberikan hingga mereka bisa memasuki usia kepala 7.

“ Senang rasanya bisa mengembara bersama di usia kami yang sudah 70 tahun. Perjalanan seperti ini bukan yang pertama bagi kami,” kata Iwan ketika ditemui saat acara pelepasan Eiger Adventure Flagship Store di Bandung, Jawa Barat.

Iwan tetap merasa khawatir karena perjalanan dilakukan di tengah pandemi walaupun tetap mengikuti protokol kesehatan.

Istri Sempat Pingsan

Sekadar informasi, Iwan merupakan seorang budayawan dan pencipta lagu dari Bandung. Contoh karyanya adalah Burung Camar yang dinyanyikan oleh Vina Panduwinata. Tak hanya itu, Iwan juga sosok senior bagi penggiat kegiatan outdoor ke berbagai hutan dan gunung. Sejak tahun 1964, dia tergabung ke dalam organisasi Wanadri.

Iwan mengatakan penting ada buddy system, partner yang saling memperhatikan dan membantu dalam kondisi apa pun. Dia meminta sang istri menjadi buddy system, apalagi mengingat ini perjalanan panjang ini bukan hal yang mudah bagi keduanya karena usia senja.

Diperlukan persiapan dan pelatihan yang lebih untuk menjaga stamina mereka, seperti melakukan latihan fisik dengan bersepeda jam 11 siang di tengah terik matahari. Tetet mengaku pingsan karena ta kuat dengan porsi latihan yang diberikan Iwan.

“ Saya sempat beberapa kali pingsan karena tidak kuat dengan porsi latihan yang diberikan Abah Iwan. Namun, justru Abah Iwan yang terus menguatkan saya untuk terus berlatih. Dengan kesabaran beliau, sekarang saya kuat bersepeda dengan jangka waktu yang panjang,” kata dia.

Kodrat Manusia

Sebelumnya, di tahun 2020 Abah Iwan dan Ambu Tetet pernah melakukan perjalanan menggunakan sepeda dari Bandung hingga Bali yang memakan waktu kurang lebih 31 hari. Menurut Abah Iwan, mengembara atau melakukan perjalanan merupakan sesuatu yang harus dilakukan semua orang tanpa terkecuali, karena pada dasarnya melakukan perjalanan adalah bagian dari lifestyle. Bahkan, dia menyebut sudah menjadi kodrat manusia untuk kembali ke alam.

Product Marketing Manager EIGER Adventure, Dian Maulana, mengaku sangat terinspirasi dengan apa yang Abah Iwan dan Ambu Tetet lakukan.

“ Sesuai dengan tagline kami, “ Adventure to Share”, sudah menjadi komitmen EIGER Adventure untuk mendukung kegiatan luar ruang yang dapat menginspirasi banyak orang seperti yang Abah Iwan dan Ambu Tetet selalu lakukan,” ujar Dian.

Di tengah-tengah acara pelepasan Iwan dan Tetet, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sempat memberikan dukungan dan doa langsung melalui video call. (Uli)