‘Kuntilanak` Pun Ternyata Bisa Punya Duit Rp5 Juta

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 22 Mei 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Meski menyeramkan, film bertema horor banyak disukai para penonton televisi di Tanah Air. Dari sejumlah makhluk halus yang tersohor di Indonesia adalah Kuntilanak.

Saking populernya hantu berambut panjak dan berpakaian serba putih ini, kuntilanak sering menjadi “ objek” costume player (cosplay).

Menjadi kuntilanak jadi-jadinya ternyata bisa mendatangkan berkah. Seorang “ kuntil” bisa membawa pulang duit sekitar Rp5 juta.

Dikutip dari Dream.co.id (21/05/2020), wisata bertema hantu memang menjadi ladang uang sekaligus sumber penghasilan bagi beberapa orang di Indonesia. Salah satunya bisa kamu temukan di kawasan Asia Afrika, Bandung.

Di kawasan tempat hangout anak muda Bandung ini ada banyak orang yang mencari uang dengan menjadi cosplay. Salah satunya dengan menjadi “ kuntilanak”.

“ Jalan Asia Afrika sekarang jadi pariwisata hantu-hantu cosplay. Pendapatan kuntilanak bisa mencapai Rp5 juta per orang,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil, sapaannya, pariwisata tak melulu soal kemewahan. Banyak beragam inovasi lahir untuk mendatangkan banyak orang atau berkunjung ke suatu tempat dengan cara sederhana.

“ Lahir pariwisata baru namanya selfie ekonomi. Di mana ada objek foto, di situ ada wisatawan yang datang,” kata Ridwan Kamil di Musyarawarah Nasional Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), di Karawang, Jawa Barat.

Diterapkan di Kuningan

Tak hanya itu, selfie ekonomi ini juga diterapkan di sebuah Desa Kuningan berada di Bandung. Keindahan bukit di kawasan tersebut menjadi daya tarik masyarakat berkunjung ke desa tersebut.

Dengan antusias masyarakat tersebut, kemudian membuat kepala desa setempat memanfaatkan peluang. Setiap orang berkunjung dikenakan biaya yang tidak begitu besar yakni Rp10 ribu untuk mendapatkan spot bagus.

Dalam setahun, dari wisata foto, ada Rp1,5 miliar uang yang bisa masuk ke kas desa.

“ Ini akan kami kembangkan terus, termasuk homestay, mengajak warga, memperbaiki kualitas rumah untuk disinggahi,” kata dia. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya