Kumpulan Cerpen Legenda Dari Yunani Anjing Yang Serakah

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Sabtu, 3 April 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Suatu hari, ada seekor anjing yang sedang mencari makan. Ia melihat sepotong daging di dapur warga. Anjing itu pun langsung mengambil daging itu dan berlari menuju rumahnya.

“Aku harus cepat-cepat membawa daging ini. Sepertinya daging ini enak sekali.” pikir Anjing.

Rumah Anjing terletak tak jauh dari Sungai. Ia membawa daging tersebut dengan cara menggigitnya. Ketika melewati sungai, anjing itu melihat bayangannya sendiri di permukaan air.

“Wah, bayangan siapa itu? Rupanya ada anjing lain di sini.” batin Anjing, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (02/04/2021)

Si Anjing tak sadar bahwa bayangan itu adalah bayangan dirinya sendiri. Ia pikir, itu adalah anjing lain yang membawa sepotong daging yang lebih besar. Anjing itu pun lantas berpikir bahwa ia harus mendapatkan daging yang lebih besar itu.

“Pokoknya dengan cara apa pun, aku harus mendapatkan daging yang lebih besar itu,” batin Anjing.

Dengan masih menggigit daging yang ia dapatkan, si Anjing menakut-nakuti anjing yang ada di dalam air, yang tak lain adalah bayangan dirinya sendiri. Tetapi, anjing di dalam air sama sekali tak terlihat gentar. Ia melakukan hal yang sama dengan yang si Anjing lakukan. Begitu seterusnya. Si Anjing mengejek anjing yang ada di dalam air, namun yang dilakukan anjing di dalam air pun sama. Ia juga mengejek si Anjing.

Si Anjing menjadi sangat marah. Ia langsung menyerang anjing di dalam air sehingga ia tercebur ke dalam sungai. Sadarlah ia bahwa tak ada anjing di dalam sungai. Sementara itu, daging yang tadi digigitnya hanyut terbawa arus sungai.

Jika saja anjing itu puas dengan apa yang  ia dapat, pasti ia bisa makan enak di rumahnya. Ah, kesialan itu terjadi karena ia begitu serakah. Selalu menginginkan sesuatu yang lebih sehingga malah kehilangan apa yang ia miliki.

Pesan moral dari contoh cerpen legenda Anjing Serakah adalah sifat serakah sangat tak baik. Syukurilah apa yang kamu miliki, jangan mengharapkan sesuatu yang bukan hakmu. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: