Kota Tangerang Dikhawatirkan Menjadi Tempat Transit Perdagangan Orang

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 27 November 2019

Indolinear,com, Kota Tangerang – Kota Tangerang, di mana Bandara Internasional Soekarno-Hatta berdiri, dikhawatirkan menjadi tempat transit tindak kejahatan perdagangan orang ( TPPO) ke luar negeri.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tangerang Irna Rudiana mengatakan, kekhawatiran tersebut dirasa wajar mengingat Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang Indonesia ke luar negeri berada di wilayah Pemerintahan Kota Tangerang.

“Di Bandara (Soekarno-Hatta pernah) ada (TPPO), jadi daerah kami khawatirnya jadi tempat transit,” ujar dia saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, dilansir dari Kompas.com (26/11/2019).

Untuk itu, lanjut Irna, tim TPPO yang segera dibentuk Pemkot Tangerang. Akan ada program khusus pencegahan TPPO yang melibatkan masyarakat.

“Kami jaga dengan perlindungan anak dan perempuan berbasis masyarakat,” jelas dia.

Perlindungan berbasis masyarakat yang dimaksud adalah membentuk komunitas masyarakat peduli yang akan melaporkan TPPO ke kelurahan atau tingkat kecamatan untuk diberikan tindakan sesegera mungkin.

“Supaya ada kasus biar ada yang lapor ke tingkat kecamatan dan tingkat kota,” jelas dia.

Laporan selanjutnya diserahkan ke pihak berwajib yang berwenang dalam bidang penegakan hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan.

Sebelumnya, Irna Rudiana mengatakan bahwa Kota Tangerang akan segera membentuk tim Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Irna mengatakan, pembentukan tersebut merupakan program dari Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) yang mengkategorikan TPPO sebagai kejahatan luar biasa.

“Ini termasuk Extraordinary Crime, TPPO salah satu di antara, dampaknya ke masyarakat besar,” ujar dia. (Uli)

INDOLINEAR.TV