Kota Bekasi Raih Tiga Penghargaan Nasional Bidang Koperasi 2019

FOTO: bekasikota.go.id/indolinear.com
Rabu, 23 Oktober 2019
Bekasi | Uploader puspita

Indolinear.com, Bekasi – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah memberikan sejumlah penghargaan bagi tokoh koperasi dan koperasi berprestasi di Hari Koperasi Nasional 2019 di Purwokerto Jawa Tengah pada 12 Juli 2019 lalu.

Saat itu, Kota Bekasi Jawa Barat memperoleh tiga penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Puspayoga dan didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Prof Rully Indrawan. Bersama daerah lain, penggerak koperasi Kota Bekasi mendapat apresiasi pemerintah pusat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bekasi Abdillah mengatakan ungkapan syukurnya atas penghargaan yang baru saja diraih Kota Bekasi.

Dikatakan Abdillah, tiga penghargaan tingkat nasional berasal dari dua kategori. Pertama dari kategori Tokoh Koperasi kepada Ketua Koperasi Wanita Sejahtera Dra. Yatty S. Arif cikunir dan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri Drs. Tumbur Naibaho. Untuk penghargaan di kategori kedua, Koperasi Wanita Sejahtera sebagai Koperasi Berprestasi 2019.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat kita sebagai insan koperasi, penggerak koperasi, dinas koperasi dan dewan koperasi Indonesia agar koperasi di Kota Bekasi semakin maju dan berkembang,” kata Abdillah, Senin, (15/7/2019) di Kantor Walikota Bekasi.

Lebih lanjut, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi akan terus berupaya agar koperasi-koperasi di Kota Bekasi bisa berkembang dan menjadi koperasi aktif dan sehat salah satunya melalui program dana bergulir.

Program ini bekerjasama dengan BPRS Syariah Kota Bekasi untuk  mengelola dana bergulir Koperasi dan UKM sebanyak Rp 17.5 Miliar. Setelah dikelola bahkan dana tersebut sekarang mencapai Rp 23 Miliar untuk keberlanjutan program.

“Ada syarat dan ketentuan yang bisa mengajukan pinjaman modal untuk penggerak koperasi dan UKM di Kota Bekasi. Dana bergulir telah berjalan sejak 2014 dan menjadi program unggulan Walikota Bekasi guna menggerakan perekonomian masyarakat dari segi permodalan,” kata Abdillah didampingi Rustadi, Kasie Pengembangan, Pembiayaan, dan Pengembangan dan Promosi Koperasi.

Menurutnya, bunga angsuran pengembalian modal pada program dana bergulir termasuk kecil sebanyak 4 persen. Besaran bunga di dana bergulir ini juga lebih rendah ketimbang program lain yang bunganya bisa mencapai hingga 18 persen.

“Keunggulan dana bergulir Pemkot Bekasi bunganya 4 persen saja setahun. Dan pihak bank menanggung setiap resiko,” ungkapnya dilansir dari bekasikota.go.id.

Disebutkan juga, Jumlah koperasi di Kota Bekasi sebanyak 1039 koperasi termasuk 612 koperasi aktif yang mendapat pembinaan. Target Pemkot Bekasi untuk aktifasi Koperasi mencapai 65 persen.

“Target 65 persen koperasi aktif di kota Bekasi hampir kita capai. Data terakhir baru 61 persen saja dan kita harap semakin banyak koperasi yang aktif,” kata Abdillah.

Dihari koperasi tingkat Kota Bekasi, Abdillah menambahkan akan diadakan upacara Hari Koperasi sekaligus pemberian penghargaan kepada tokoh koperasi di Kota Bekasi. Upacara akan diadakan pada 17 Juli 2019 di Plasa Kantor Walikota Bekasi.

Selain itu untuk memeriahkan Hari Koperasi 2019 tingkat Kota Bekasi Dekopinda Kota Bekasi dan Dinas Koperasi dan UKM akan mengelar jalan santai bersamaan dengan acara Car Free Day pada 21 Juli 2019 mendatang. Bebagai door prize menarik dan hiburan disediakan panitia guna menambah kegembiraan peserta jalan santai, para penggerak koperasi di Kota Bekasi.(pit)