Koramil 19 Pondok Aren Bantu Pengeboran Air Petani

Selasa, 27 Oktober 2015
loading...

Indolinear, Tangsel – Bukti keseriusan TNI dijajaran Kodim 0506 Tangerang untuk membantu para petani mengatasi kesulitan air dampak dari musim kemarau panjang terus dilakukan, hal ini agar program mencapai swasembada pangan terus berjalan.

Upaya khusus dilakukan Koramil 19 Pondok Aren kepada para petani yang kesulitan air, harus dilakukan pengeboran agar mendapatkan sumber air dari tanah dengan sistem pompanisasi dengan biaya sebagian dari swadaya masyarakat.

Danramil 19 Pondok Aren Kapten Arh Didik Wahyudi mengatakan, ini dilakukan, agar program swasembada pangan yang telah dicanangkan Pemerintah dan TNI tercapai.

“Upaya ini agar para petani terus bercocok tanam tetap berjalan, sehingga dianggap perlu, kami lakukan pengeboran dengan sistem pompanisasi untuk mendapatkan air dari bawah tanah,” kata Didik, saat berada diareal pertanian di wilayah Kelurahan Parigi Baru Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (26/10).

Didik menuturkan, Dari 11 kelurahan yang ada di wilayah Pondok Aren, untuk  areal pertanian hanya berada diwilayah Kelurahan Parigi Baru. Sekitar 20 orang petani penggarap lahan milik Bintaro Jaya seluas kurang lebih satu hektar, dua bulan yang lalu, petani yang menanam padi sudah mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Kami bersyukur dua bulan lalu, dalam binaan Pelda Saono selaku Babinsa sekaligus pemdamping, petani yang menanam padi, sudah mendapat hasil yang perdana, sehingga Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dengan jajarannya sempat hadir,” kata Didik.

Sementara itu, Mawin ketua kelompok tani binaan Koramil 19 Pondok Aren menjelaskan, dari lahan yang bisa ditanami padi, hasilnya kurang lebih menghasilkan gabah sekitar satu ton. Dari hasil panen padi, dua bulan lalu saya sangat terbantu, sampai ini belum beli beras.

Mawin dan rekannya berharap pemerintah, selain bantuan bibit dan pupuk, ia berharap adanya bantuan alat sejenis traktor. “ Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Danramil serta pak Saono yang telah banyak membantu kami. Dan berharap kepada pemerintah selain bantuan bibit juga kami butuh mesin traktor dan pompa air,” katanya polos. (sophie)