Kontingen Paralimpik Kota Bogor Targetkan 4 Medali Emas di Peparda V Jabar

FOTO: kotabogor.go.id/indolinear.com
Kamis, 1 November 2018
Bogor | Uploader puspita

Indolinear.com, Bogor – Kontingen Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Kota Bogor menargetkan 4 medali emas di empat cabang olahraga (cabor) unggulannya, seperti atletik, panahan, renang dan tenis lapang roda dalam ajang Peparda Jawa Barat Ke-V di Kabupaten Bogor, 4-13 November 2018 mendatang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Bogor telah memberikan amanah kepada Dispora Kota Bogor untuk mendampingi para atlet Peparda selama gelaran Peparda V Jawa Barat.

“Ada 57 orang yang dikukuhkan, 22 atlet di 9 cabang olahraga didampingi 9 pelatih dan 26 orang pendamping. Kami menargetkan 4 medali emas, bagi atlet paralimpik Kota Bogor yang berhasil meraih medali bentuk apresiasi dan penghargaannya tidak dibedakan dengan para atlet Porda Kota Bogor,” tegas Eko usai menghadiri Pengukuhan dan pelepasan kontingen Peparda Kota Bogor di Paseban Sri Bima dilansir dari kotabogor.go.id.

Eko menyebutkan, jumlah atlet paralimpik Kota Bogor tahun ini tidak mengalami penambahan yang signifikan. Penambahan hanya di cabor renang dan tenis meja serta bowling yang baru diikuti Kota Bogor.

Khusus cabor bowling, belum lama ini para atlet paralimpik Kota Bogor menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Eko berharap cabor bowling menjadi potensi dalam meraih medali emas.

Saat Peparda sebelumnya di Bekasi, Eko bercerita posisi Kota Bogor tidak masuk 10 besar dan hanya meraih 2 medali emas. Di Peparda Jawa Barat Ke-V ini lawan terberatnya adalah Kota Bandung dan Kabupaten Bogor.

Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Bogor, Agus Ruyadi menegaskan kesiapan para atlet berjuang di Peparda V Jabar 2018. Di Peparda Ke-IV di Bekasi, secara keseluruhan Kota Bogor meraih 6 medali dengan rincian 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Sebagai atlet paralimpik Agus mengatakan, kesempatan menjadi atlet harus dimanfaatkan sebagai ajang pembuktian kepada masyarakat bahwa dengan keterbatasan bukan menjadi penghalang dalam membuat prestasi hingga level internasional, salah satunya Dina Rulina atlet paralimpik Kota Bogor cabor bola voli duduk yang berhasil mengantarkan tim voli duduk putri Indonesia masuk 5 besar dalam Asian Paralympic 2018.

Disinggung persiapannya Agus menuturkan secara umum persiapan para atlet paralimpik Kota Bogor dilakukan secara intens 3 bulan menjelang Peparda Jawa Barat Ke-V.(pit)

%d blogger menyukai ini: