Kokusekiji Sominsai, Festival Telanjang Populer Di Jepang Dipercaya Bawa Hoki

FOTO: okezone.com/indolinear.com
Minggu, 9 Januari 2022
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kokusekiji Sominsai adalah salah satu festival telanjang paling terkenal di Jepang. Berlangsung pada malam pertengahan Februari, peserta pria hanya mengenakan fundoshi bersaing untuk mengambil tas suci yang diyakini menyimpan keberuntungan.

Tas tersebut kata “sominsai”. Tradisi Kokusekiji Sominsai berasal sekitar 1000 tahun yang bertujuan untuk membawa kemakmuran dan kesehatan bagi para peserta, dilansir dari Okezone.com (08/01/2022).

Dimulai pada pukul sepuluh malam dan berlangsung hingga matahari terbit keesokan harinya. Para peserta melewati beberapa tantangan selama acara berlangsung dengan bertelanjang dada. Bagian pertama adalah upacara penjernihan air.

Para peserta berbaris ke sungai dan berteriak sekeras mungkin “jasso joyasa”, yang pada dasarnya berarti “pergilah yang jahat”. Mereka turun ke sungai lalu menyiram diri dengan air dingin yang mengalir sebanyak 3 kali.

Acara selanjutnya berdiri di atas tumpukan kayu yang membara sebagai tanda keberanian, seluruh peserta akan bergiliran memanjat ke atas dan meneriakkan “jasso joyasa”. Setelah itu, para peserta menaiki tangga candi dengan tongkat kayu yang menyala dan berusaha melewati penjaga untuk mengambil tas keberuntungan.

Acara terakhir adalah pertempuran untuk mendapat tas keberuntungan. Peserta yang menang harus mengambil tas dan membawanya ke area yang ditentukan jauh dari kuil. Ini adalah pertempuran yang sangat sulit, sebagian besar peserta akhirnya memar dan beberapa bahkan berdarah.

Semua pria Jepang dibolehkan mengikuti festival ini, namun ada beberapa syarat yang harus dipatuhi. Mereka Festival ini bebas diikuti siapa saja, tetapi terdapat aturan yang harus diikuti. Peserta tidak boleh makan daging, ikan, telur, atau bawang putih selama seminggu sebelum festival dimulai. (Uli)

loading...