Kisah Pengusaha Cetak Omzet Rp219 M Bermodalkan Rp4 Juta

FOTO: detik.com/indolinear.com
Selasa, 31 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ellyette Gheno adalah seorang wanita berumur 28 tahun asal Amerika Serikat (AS) yang sukses menjadi pebisnis di usia mudanya. Ia mendirikan Bootaybag, start up yang menjual pakaian dalam dengan sistem berlangganan.

Sebelum mendirikan Bootaybag, Gheno memang sudah mengetahui dirinya akan jadi pebisnis dengan melanjutkan usaha salon milik keluarganya. Namun, ia justru menjalankan bisnisnya sendiri.

Dilansir dari Detik.com (29/08/2021), bisnis pakaian dalamnya berawal ketika ia mengalami pengalaman buruk ketika berbelanja pakaian dalam.

“Saya muak pergi ke mal, melihat diskon besar-besaran di pertengahan tahun, cuci gudang,” kata Gheno.

Ia mengaku sangat membenci proses belanja yang harus menunggu diskon besar-besaran atau mengobrak-abrik keranjang pakaian dalam yang diskon atau cuci gudang.

Ia memulai Bootaybag pada tahun 2016 hanya dengan modal US$ 300 atau sekitar Rp 4 juta (kurs Rp 14.650). Dalam dua hari, dia membuat situs Bootaybag dan langsung mendapat pesanan.

Bisnisnya ini berbeda dengan menjual pakaian dalam biasa. Pasalnya, Bootaybag menawarkan paket berlangganan dengan biaya murah. Ada bermacam-macam paketnya.

Pertama, paket bulanan seharga US$ 10 atau setara Rp 146.500, maka pelanggan akan dikirimkan sepasang pakaian dalam baru per bulan. Kedua, paket langganan seharga US$ 15 atau sekitar Rp 219.750, maka pelanggan akan dikirimkan dua pasang pakaian dalam per bulan. Ketiga, paket langganan per bulan seharga US$ 20 atau setara Rp 293.000, maka pelanggan akan dikirimkan empat pasang pakaian dalam per bulan.

Dalam empat tahun, Gheno sukses meraup laba hingga US$ 15 juta atau sekitar Rp 219 miliar. Omzet itu termasuk pendapatan selama 2020 (year to date) sebesar US$ 3 juta atau sekitar Rp 43,95 miliar. (Uli)