Kisah Istri Pisah Dari Suami Gara-Gara Malu Dengan Beratnya

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 15 Juli 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Gemma Welsh dari Liverpool, memiliki berat badan 98 kg dan sangat menderita dengan berat badannya. Sehingga dia tidak tahan melihat suaminya, Paul Welsh, bahkan saat sang suami memandangnya.

Rasa percaya diri wanita berusia 31 tahun itu menurun dan pasangan yang telah bersama selama 12 tahun memutuskan untuk berpisah satu tahun lalu menjual rumah mereka.

Gemma menjelaskan bagaimana dia mulai menambah berat badan setelah didiagnosis melanoma stadium tiga dari tahi lalat di wajahnya.

Dia menghilangkan tahi lalat tersebut, tetapi krim steroid yang diberikan untuk membantu menyebabkan dia bertambah gemuk.

“ Saya memiliki hubungan yang buruk dengan makanan. Saya akan makan berlebihan, lalu memaksakan diri untuk diet, dan kemudian membuat diri saya kelaparan. Itu adalah lingkaran setan,” jelas Gemma, dilansir dari Dream.co.id (13/07/2022).

Telah Mencoba Banyak Diet

Gemma sudah mencoba banyak diet tetapi saya tidak bisa mengubah berat badan. Jadi ia memutuskan pergi ke Turki untuk operasi penurunan berat badan sebagai upaya terakhir.

Ia mencapai titik terendah hidupnya. Gemma menghindari memotret diri sendiri, pernikahannya hancur, bahkan ia tidak bisa melihat dirinya sendiri dan tidak ingin suaminya melihat dirinya.

“ Paul mencintai saya tidak peduli berapa ukuran saya, tetapi saya tidak mencintai diri saya sendiri,” tambah Gemma

Kesehatan mental Gemma menurun karena kenaikan berat badannya dan melalui tahap-tahap makan berlebihan. Ia juga kerap membuat dirinya kelaparan dan berujung sakit.

Memutuskan Menjalani Operasi

Dia berpisah dari suaminya karena dia tahu dia menghancurkan hidup dan kesehatannya dan ingin membuat perubahan drastis untuk kebahagiaannya sendiri, saat itulah dia memutuskan untuk menjalani operasi.

“ Saya memiliki lambung yang besar dan menghilangkan 80 persen dari perut saya. Saya tidak gugup sama sekali. Setelah menjalani begitu banyak operasi invasif setelah saya didiagnosis menderita kanker, sehingga operasi lubang kunci tidak membuat saya bertahap,” tambah Gemma.

Selama dua minggu pertama setelah operasi, Gemma hanya bisa mengonsumsi makanan cair, lalu beralih ke pure sebelum akhirnya bisa mengunyah makanan lunak.

Dalam delapan bulan, dia mencapai target berat sepuluh pon, kehilangan lima pon, dan kemudian kehilangan satu pon lagi.

“ Saya sekarang 61 Kg tapi saya tidak pernah merasa lebih baik. Meskipun, saya tidak melakukannya untuk angka pada timbangan. Saya hanya ingin merasa baik dan nyaman dengan pakaian,” tambah Gemma.

Kembali Bersama Suami

Setelah berat badan Gemma kembali ideal, ia menghidupkan kembali hubungannya bersama sang suami. Berkat penurunan berat badan Gemma dan mendapatkan hidupnya kembali.

“ Saya memiliki satu tahun untuk fokus pada diri saya sendiri dan mengatur diri saya sendiri dan sekarang kami kembali bersama dan lebih bahagia dari sebelumnya,” tambah Gemma.

Gemma merasa sangat senang kami kembali bersama lagi. (Uli)

loading...