Kisah Inspiratif Mantan TKI Menjadi Bos, Kini Punya Nama Besar Di Hongkong

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 1 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Cerita inspiratif kali ini datang dari seorang mantan TKI yang bertahun-tahun mengadu nasib di Hongkong. Pria itu bernama Wahyudi Chandra. Ia merupakan sosok mantan TKI yang kini mengalami kesuksesan hidup.

Menjadi bos dan memiliki banyak cabang restoran tentu bukan suatu hal mudah. Semua pencapaiannya hari ini diawali dengan kerja keras yang tak pantang menyerah.

Lantas, seperti apa kisah dari pria yang akrab disebut Chandra itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari Merdeka.com (29/06/2021).

TKI Jadi Bos

Tak pernah terbersit di benak sosok pria berambut gondrong ini menjadi pribadinya seperti saat ini. Datang ke Hongkong pada tahun 1991, ia mengawali segala sesuatunya sebagai seorang TKI. Kini, ia pun menjadi bos dan merupakan sosok yang cukup berpengaruh di Hongkong.

“Ini aku mau bincang-bincang sama Pak Candra. Pak Candra ini adalah mantan TKI ya pak, ya,” ungkap sang presenter.

“Iya,” singkat Chandra.

“Dan sekarang itu menjadi bos, bisa dibilang orang ternama di Hongkong gitu ya, punya restoran,” ujar sang presenter.

Awal Mula Merintis Bisnis

Menjadi seorang TKI yang bekerja di sebuah restoran membuat Chandra menemukan banyak pengalaman sekaligus inspirasi. Salah satu inspirasi yang membuatnya merintis bisnis kuliner di Hongkong yakni tak lain lantaran bertemu dengan banyak orang Indonesia.

“Saya datang ke Hongkong tahun 1991, kemudian saya kerja di restoran selama 6 tahun. Di tengah-tengah pekerjaan saya, di saat saya libur kebetulan majikan saya ini restorannya dengan tempat yang banyak orang Indonesia. Nah, dari situ,” ceritanya.

Jualan Keliling

Tak berselang lama, idenya berubah menjadi aksi. Penuh keberanian dan percaya diri, ia mencoba meminjam uang sebagai modal bisnis kepada sang majikan kala itu.

Saat memutuskan berjualan nasi sebagai bisnis, ia pun bersungguh-sungguh. Chandra menawarkan nasi dari satu orang ke orang yang lain secara langsung.

“Kemudian saya berpikir, bagaimana caranya supaya saya bisa jualan nasi. Waktu itu kan belum punya modal, jadi waktu itu saya ngomong sama majikan saya, boleh gak saya bantu jual nasi ini, kalau laku baru saya bayar, kalau gak laku saya kembalikan,” ucapnya.

“Jadi jualan keliling gitu ya, pak?” tanya sang presenter.

“Iya, karena kita gak punya tempat, jadi mau tidak mau ya jadi saya keliling jualinnya. Jualnya ya saya tawarin satu persatu,” jelasnya.

Bisnis Tetap Bertahan

Tak ada perjuangan yang sia-sia. Berkat kerja kerasnya, kini sosok mantan TKI tersebut sukses dan memiliki banyak karyawan. Meski dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun bisnis Chandra tetap berdiri kokoh.

“Saya bersyukur sampai saat ini meskipun dalam keadaan Covid-19, meskipun dalam keadaan lockdown, bisnis saya belum ada dampaknya. Bersyukur banget. Sampai saat ini saya belum sampai mengurangi gaji karyawan, mengeluarkan karyawan, sama sekali belum,” paparnya. (Uli)