Kisah Dokter Yang Terbaring Di Kasur Rumah Sakit Pasien Virus Corona Yang Sepi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 17 Maret 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, China – Berbagai kisah heroik para tenaga medis di China seakan tak ada habisnya untuk mendapatkan pujian.

Bagaimana tidak? Di saat mewabahnya Covid-19 atau virus corona, para tenaga medis Negeri Tirai Bambu ini saling bahu-membahu untuk mengabdi meski harus mempertaruhkan nyawa mereka.

Kini, foto seorang dokter di Wuchang, Provinsi Hubei, China yang terbaring lengkap dengan pakaian hamzatnya menjadi viral di media sosial.

Ia tampak terkulai di atas kasur pada sebuah ruangan sepi penuh dengan jejeran kasur.

Foto itu pun kemudian menyebar di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram ofisial media China, CGTN.

Warganet pun langsung membanjiri kolom komentar dengan pujian untuk sosok dokter yang berbaring dalam foto tersebut.

“Kamu memang tidak bisa terbang, tapi kamu adalah pahlawan superku,” komentar warganet China pada foto itu, dilansir dari Tribunnews.com (16/03/2020).

Ditilik dari keterangan unggahannya, rupanya momen ini diambil saat dokter yang bernama Jiang Wenyang tersebut baru saja menyelesaikan tugasnya saat shift malam terakhirnya di Rumah Sakit Sementara Wuchang.

Potret ini pun sudah disukai sebanyak 17,8 ribu likes dan mendapatkan ratusan komentar.

Rumah sakit itu adalah sebuah rumah sakit sementara yang dibangun pemerintah China untuk merawat pasien virus corona dengan gejala ringan.

Dokter Jiang Wenyang menjadi satu di antara dokter yang ditugaskan oleh RS Renmin Universitas Wuhan untuk membantu petugas medis di Wuchang, Hubei.

Kini, dokter Jiang Wenyang bisa bernapas lega karena tugasnya merawat pasien virus corona telah usai.

Di hari berikutnya, Jiang Wenyang dan rekan-rekannya akan menghadiri upacara singkat untuk merayakan penutupan RS Sementara Wuchang itu.

Sekaligus menjadi acara bagi 49 pasien virus corona yang terakhir dipulangkan.

Saat para dokter kembali ke tempat tugas asalnya, rumah sakit sementara yang semula adalah stadion juga mengakhiri misinya.

RS Sementara Wuchang ini adalah satu di antara 14 rumah sakit darurat di Wuhan yang akhirnya ditutup.

Namun, saat Wuhan mulai menutup satu per satu RS sementara karena menurunnya kasus dan banyaknya pasien dengan gejala ringan yang sembuh, virus corona justru mewabah ke sejumlah negara lain.

virus ini telah menjangkiti 156.766 jiwa.

Dengan angka kematian 5.839 dan pasien sembuh sebanyak 75.937. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: