King Hendro Arifin: Terima Kasih Sudah Gunakan Hak Pilih, Mari Kawal Kemenangan Kita

FOTO: King Hendro Arifin/koranlinear
Minggu, 5 Mei 2019

Perhelatan Pilpres dan Pileg 2019 telah usai. Sebagai seorang yang terdaftar sebagai Calon Legislatif dari Partai Gerindra, Saya King Hendro Arifin, S.Sos., MH, terlebih dahulu mengucapkan terima kasih atas kesediaan para pembaca dan warga datang ke TPS dan telah menggunakan hak pilih.

Terima kasih juga telah memilih H Prabowo Subianto – H Sandiaga Uno, Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Partai Gerindra, dan Saya sebagai Caleg DPRD Provinsi Banten, dalam pemilihan 17 April lalu. Saat ini tinggal menunggu hasil yang diputuskan oleh KPU dimasing-masing tingkatan dan mari bersama doakan yang terbaik.

Khusus untuk penghitungan suara Pilpres, yang meyakini Bapak Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menang, maka harus terus berjuang bersama Saya, menjaga rekapitulasi perolehan suara hingga 22 Mei 2019 mendatang. Tanggal itu berdasar jadwal resmi, merupakan hari terakhir rekapitulasi ditingkat KPU RI, yang akan memulai rekapitulasi suara tanggal 25 April.

Sembari menunggu proses penghitungan secara manual oleh KPU dimasing-masing tingkatan, mari semua menjaga asa dan rasa untuk tetap pada koridor hukum yang berlaku. Tetap fokus pada kemenangan dan menjaga agar kemenangan tidak dinodai bahkan dicuri oleh kecurangan.

Semua tahu dan jelas melihat bahwa masih banyak kekurangan yang terjadi dalam proses pesta demokrasi lima tahunan ini. Kekurangan-kekurangan itu seperti surat suara yang sudah tercoblos sebelum waktunya. Kotak suara berisi surat suara yang dibuang. Keterlambatan dan kekurangan surat suara di TPS hingga pada ketidaksesuaian rekapitulasi dengan jumlah perolehan suara yang tercatat di formulir C1. Bahkan masih banyak juga temuan dugaan politik uang, yang dilakukan oleh para Caleg untuk memenangkan dirinya dan juga partainya.

Semua kekurangan yang tampak dan terjadi ini, untuk menghindari suudzon atau berburuk sangka, marilah kita sikapi dengan terus melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap proses rekapitulasi yang sedang berlangsung. Laporkan apabila terjadi ketidak-sesusaian. Jangan sungkan untuk merekam sebagai barang bukti. Ingatkan para penyelenggara dengan argumen dan penjelasan disertai data. Laporkan ke pengurus Partai koalisi apabila menemukan kejanggalan dalam proses rekapitulasi.

Mari bersama seluruh anak bangsa mengawal proses demokrasi ini. Tujuannya hanya satu, untuk mendapatkan pemimpin yang terlahir dari proses demokrasi yang minim kekurangan dan kecurangan. Teruslah bersama menjaga proses demokrasi ini agar tetap berjalan dengan tertib, tenang dan aman. Hindari ber-nyinyir ria atau saling mengejek, menghina apalagi memfitnah. Tetaplah fokus menjaga kemenangan dan tunggu sampai KPU RI memutuskan siapa yang jadi pemenang.

Jangan terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin merusak konsentrasi menjaga kemenangan dengan cara-cara liar mereka. Hadapi dengan senyuman, apabila oknum tersebut mengejek, menghina, mencaci atau memprovokasi dengan lisan maupun tulisan. Biarkan sepuas mereka mengeluarkan nyinyiran, umpatan, cacian dan hinaan. Tetap fokus karena kemenangan itu selalu bersama orang yang bersedia sabar dan tidak mudah terprovokasi dan terpancing emosi.

Sekali lagi saling mengingatkan, bangsa ini mempercayai demokrasi dan ngotot dengan sekuat tenaga menjaga kemenangan bukanlah niatan untuk menjatuhkan lawan. Tapi ngotot menjaga kemenangan, lebih kepada untuk memastikan bahwa proses demokrasi ini melahirkan pemimpin yang benar-benar terpilih dan terlahir dari minimnya kekurangan dan kecurangan.

Mengutip H Prabowo Subianto dalam pidato acara syukuran di Kertanegara, 19 April 2019, dalam proses mengawal demokrasi, janganlah kita terprovokasi. Banyak pihak yang menggambarkan ada niat yang aneh-aneh dalam memperjuangkan kebenaran ini. Padahal segala macam tindakan akan dilakukan dengan cara-cara dan hal hal yang sesuai dengan konstitusi. Kejujuran, kebenaran dan keadilan harus dihormati. Tapi tidak diijinkan apabila hak rakyat Indonesia dirampok. Tidak akan ada tempat  atas upaya pihak-pihak yang ingin merobek robek hak rakyat. Itulah yang ingin dilawan.

Dalam kesempatan yang sama, H Prabowo Subianto yang juga
Ketua Umum Partai Gerindra mengajak seluruh rakyat Indonesia mengetuk pintu langit berdoa dan bermunajat pada Allah SWT. Agar Allah meridhoi ikhtiar serta pastikan bangsa Indonesia sebagai bangsa bermartabat berdaulat adil makmur.

Tidak salah dalam kesempatan ini, Saya juga mengajak pembaca dan seluruh warga mendoakan para pejuang-pejuang demokrasi kita mulai tingkat TPS yang sudah berjuang keras melaksanakan tugasnya. Doakan agar mereka diberikan kesehatan dan rejeki yang melimpah atas kejujuran mereka menjaga proses demokrasi mulai dari tingkatan TPS. Doakan juga lembaga KPU dan Bawaslu untuk dapat terus bekerja dan menjaga integritas mereka sebagai juri dan pengawas.

Mari juga doakan dan mintakan tempat yang layak di sisi Allah SWT, bagi para petugas di TPS yang meninggal dunia akibat terlalu lelah dalam menjaga proses reakpitulasi ditingkat TPS. Begitu juga dengan petugas dari kepolisian yang meninggal dalam proses pengawalan kotak suara atau pada saat proses pengamanan di TPS, mari doakan agar mendapat tempat yang layak disisiNya dan diampuni segala dosanya. Tak lupa juga mari bersama mendoakan para keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan atas musibah yang terjadi.

Sekali lagi, tetap semangat menjaga demokrasi ini bersama dengan satu tujuan yang juga sama. Mari lahirkan pemimpin dari proses yang minim kekurangan dan kecurangan dalam prosesnya. Pemimpin seperti itulah yang diharapkan dapat memimpin bangsa ini kedepan. Mari kita kawal proses ini hingga akhir.. Terima Kasih Atas Doa dan Dukungannya.

*Penulis Merupakan Komisaris Koran Linear

INDOLINEAR.TV